Beda Dengan Jerawat, Ketahui Semua Hal Tentang Rosacea Disini

Beda Dengan Jerawat, Ketahui Semua Hal Tentang Rosacea Disini

Memiliki kulit wajah yang sehat, berseri, hingga glowing adalah keinginan semua orang, khususnya kaum hawa. Namun, sebagai organ tubuh paling luar, kulit tubuh, tak terkecuali kulit wajah, rentan terhadap masalah kulit karena faktor internal tubuh atau lingkungan. Rosacea adalah salah satu penyakit kulit pada wajah tidak menular yang perlu Anda waspadai.

Pasalnya, dalam survey kesehatan National Rosacea Society (NRS), hampir 90 persen pasien rosacea mengatakan bahwa kondisi kulit wajah ini dapat menurunkan kepercayaan diri dan harga diri (self esteem). Bahkan, rosacea adalah masalah kulit yang membuat lebih dari 40 persen pasiennya terpaksa menarik diri dari kehidupan sosial dan menurunkan performa dan fokus kerja. Apabila rosacea tidak segera ditangani hingga menjadi semakin parah, maka dapat mengganggu kesehatan mental.

Jika saat ini kulit wajah Anda terdapat ruam-ruam merah mirip jerawat, maka mungkin perlu waspada sebagai langkah diagnosis awal (self diagnosis) rosacea. Caranya dengan membaca artikel ini hingga selesai.

Apa Itu Rosacea?

Rosacea adalah kondisi peradangan kulit kronis yang sering menyerang kulit wajah wanita daripada pria yang umumnya muncul setelah usia 30 tahun. Masalah kulit rosacea identik dengan ruam-ruam kemerahan pada hampir semua bagian wajah, mulai dari hidung, dagu, pipi, dan dahi. Dalam beberapa kasus, rosacea dapat muncul di kulit bagian tubuh lainnya, seperti dada, telinga, leher, hingga kulit kepala.

Orang yang memiliki kulit putih dan cenderung mudah memerah (seperti orang keturunan Eropa Timur dan Eropa Utara) memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kulit ini. Walaupun pada definisi awal menyebutkan bahwa rosacea adalah masalah kulit yang menyerang orang dewasa berusia 30 tahun ke atas, rosacea juga dapat terjadi pada remaja dan anak-anak. Hal ini dipicu adanya riwayat keluarga pembawa gen rosacea.

Tanda atau Gejala Rosacea

tanda atau gejala rosacea adalah

Hingga saat ini, banyak orang (mungkin Anda salah satunya) masih salah mengira rosacea adalah seperti jerawat, eksim, atau reaksi alergi kulit. Memang, keempatnya memiliki ciri-ciri yang mirip, tapi penyebab dan cara penanganannya pun berbeda.

Tampilan atau gejalanya dapat sangat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Tapi, setidaknya Anda akan mengalami satu gejala utama atau beberapa gejala sekunder yang akan dibahas di bawah ini.
Adapun gejala utama rosacea adalah:

Baca Juga:

 

  • Kulit kemerahan disertai sensasi panas – Banyak pasien masalah kulit ini memiliki riwayat kulit mudah memerah yang umumnya bersifat kambuhan (mudah datang dan pergi). Namun, tak jarang beberapa pasien memiliki kulit kemerahan menyerupai efek sunburn yang tidak mudah hilang dan disertai sensasi panas.
  • Benjolan seperti jerawat – Jika tidak segera diobati, maka berakibat munculnya benjolan padat berwarna merah dan bahkan jerawat nanah.
  • Pembuluh darah yang terlihat – Pembuluh darah kecil atau spider veins akan sangat terlihat dan terkadang menyebar ke beberapa sudut wajah. Mulai dari pipi, hidung, dan area wajah tengah lainnya.

 

Sedangkan gejala sekunder rosacea adalah:

  • Iritasi mata – Beberapa penderitanya akan mengeluhkan mata iritasi yang ditandai dengan mata memerah dan berair yang juga merupakan ciri-ciri rosacea okular. Pada beberapa kasus kronis, penyakit kulit ini menyebabkan pembengkakan kelopak mata, kerusakan kornea, dan hilangnya penglihatan.
  • Kulit kering – Anda juga perlu waspada jika kulit wajah tiba-tiba terasa kasar dan kulit terasa kering.
  • Penebalan kulit – Dalam beberapa kasus, lapisan kulit wajah Anda akan menebal sehingga mengakibatkan pembengkakan pada area hidung yang disebut rhinophyma.
  • Wajah membengkak – Pembengkakan wajah atau edema dapat terjadi sebagai gejala independen atau gejala yang menemani tanda-tanda lain dari rosacea.

 

Macam-Macam Rosacea

Berdasarkan tanda atau gejala di atas yang sangat bervariasi, ahli dermatologi menggolongkan penyakit kulit ini ke dalam empat jenis keluhan. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), adapun macam-macam rosacea adalah sebagai berikut.

  1. Erythematotelangiectatic rosacea atau ETR. Jenis ini identik dengan gejala perubahan warna kulit, kulit memerah, kulit sensitif, kulit perih seperti terbakar, dan pembuluh darah terlihat.
  2. Papulopustular rosacea. Jenis ini identik dengan gejala munculnya komedo yang berkembang menyerupai jerawat, kulit memerah, kulit berminyak, pembengkakan wajah, dan breakout yang menyerupai jerawat.
  3. Phymatous rosacea. Jenis ini termasuk kasus langka yang identik dengan gejala kulit menebal dan tekstur tidak rata pada area hidung dan pori-pori kulit membesar sehingga memicu produksi minyak berlebih.
  4. Ocular rosacea. Jenis ini identik dengan gejala mata iritasi yang ditandai dengan mata memerah dan berair, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, hingga munculnya kista pada kelopak mata.

 

Selain keempat jenis di atas, beberapa kasus menemukan jenis rosacea yang dikenal sebagai steroid rosacea. Jenis ini disebabkan oleh penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang pada orang-orang yang sedang dalam pengobatan dermatitis dan vitiligo.

Baca Juga:

 

Penyebab Rosacea

Walaupun sudah banyak melakukan penelitian, para ahli tidak yakin apa penyebab pasti rosacea. Namun, banyak yang percaya bahwa faktor-faktor berikut dapat berkontribusi dalam munculnya penyakit kulit ini.

1. Kelainan Pembuluh Darah

Dokter spesialis kulit menunjukkan bahwa kulit kemerahan disertai sensasi terbakar pada wajah dan munculnya pembuluh darah kecil atau spider veins disebabkan oleh kelainan pada pembuluh darah wajah. Meskipun begitu, mereka tidak yakin apa yang menyebabkan terjadinya peradangan pada pembuluh darah.

2. Tungau Kulit Demodex Foliculorum

Sejatinya tungau ini bisa hinggap dan hidup di kulit yang mana umumnya tidak menimbulkan masalah kronis tertentu. Namun, pemilik riwayat dan penderita rosacea cenderung memiliki lebih banyak tungau ini daripada orang normal lainnya. Hingga saat ini, masih belum jelas apakah tungau kulit ini menyebabkan masalah kulit ini atau rosacea lah yang menyebabkan peningkatan perkembangbiakan tungau ini.

3. Bakteri Helicobacter Pylori

Bakteri ini bukan bakteri yang menempel pada kulit, melainkan bakteri dalam usus yang merangsang produksi senyawa bradikinin atau polipeptida kecil sehingga menyebabkan pembuluh darah melebar. Para ahli menduga bahwa bakteri ini lah yang berperan dalam kemunculan rosacea.

4. Riwayat Keluarga

Salah satu sumber mengatakan bahwa penyebab rosacea adalah karena sang pasien memiliki kerabat dekat yang juga memiliki kondisi tersebut. Oleh karena itu, penyebab lain masalah kulit ini yang bisa Anda duga adalah karena memiliki garis keturunan gen penyakit kulit.

Tak hanya keempat penyebab di atas, melansir Healthline, rosacea bisa disebabkan oleh:

 

Cara Ampuh Mengatasi Rosacea

cara mengatasi rosacea adalah

Kabar buruknya, masih belum ada obat khusus yang dapat mengobati penyakit kulit ini secara spesifik. Namun, beberapa dokter kulit seringkali menyarankan metode perawatan. Walaupun kenyataannya cara mengatasi rosacea adalah bervariasi karena tanda-tanda dan gejala rosacea juga bervariasi pada tiap orang.

Beberapa dokter awalnya menyarankan untuk mengkonsumsi obat atau salep yang mengurangi kemerahan dan peradangan pada kulit. Mulai dari:

  • Brimonidine (Mirvaso)
  • Metronidazole
  • Antibiotik Doxycycline
  • Isotretinoin (Amnesteem, Claravis)
  • Tetes mata steroid Blephamide

 

Mengatasi Rosacea Dengan Cara Alami

Tapi, jika Anda tidak ingin bergantung pada obat-obatan medis, Anda bisa mengatasi masalah kulit ini secara alami, yaitu dengan melakukan pola hidup sehat yang membantu kesehatan kulit. Beberapa caranya adalah:

 

Penutup

Demikian informasi yang dapat Sleep Buddy bagikan tentang rosacea. Agar lebih yakin apakah Anda terkena rosacea, lakukan pemeriksanaan medis ke dokter terdekat. Seorang dokter akan membuat diagnosis setelah memeriksa kulit Anda dan menanyakan gejala dan pemicunya.

Lebih dari itu, diagnosis dini dan pengobatan segera dapat mengurangi risiko perkembangan penyakit kulit ini secara signifikan. Bila perlu, lakukan tes darah untuk mengetahui masalah kesehatan kulit Anda secara lebih mendalam.

Baca Juga:

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! You can call me Dania. I'm just an ordinary girl who loves lemon tea, Korean dramas, and writes blogs about beauty, healthy tips, and fashion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.