Posisi Tidur untuk Diet yang Bisa Mengecilkan Perut

Posisi Tidur untuk Diet yang Bisa Mengecilkan Perut

Tidur memang menjadi salah satu alternatif untuk membantu penurunan berat badan. Namun, tahukah Anda bahwa ada posisi tidur untuk diet yang dianjurkan?

Ada berbagai macam posisi tidur seperti telentang, miring, bahkan tengkurap. Setiap orang pun tentunya memiliki posisi tidur favorit masing-masing yang membuat mereka merasa nyaman. Terutama bagi yang memiliki riwayat kondisi kesehatan tertentu.

Misalnya posisi tidur yang baik untuk penderita penyakit lambung adalah miring ke kiri, atau posisi tengkurap bagi yang mengalami sakit punggung. Namun, rupanya ada pula posisi tidur tertentu bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan atau sedang dalam program diet.

Sebab, posisi tidur ini dipercaya dapat membantu membakar kalori dan mengecilkan perut. Seperti apa? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut!

1. Posisi Tidur Telentang

Tidur dengan posisi telentang memang sangat dianjurkan karena disebut paling sehat daripada posisi lainnya. Bahkan, telentang menjadi posisi tidur yang benar untuk memperbaiki postur tubuh. Akan tetapi, menurut National Sleep Foundation, hanya ada sekitar 8% orang yang memilih posisi tidur ini.

Padahal, ada banyak sekali manfaat tidur telentang untuk tubuh. Salah satunya adalah dapat menghilangkan lemak di perut.

Saat Anda tidur dengan posisi telentang, maka tubuh akan kesulitan untuk mengubah makanan dan minuman yang sebelumnya Anda konsumsi untuk menjadi lemak. Sebab, makanan dan minuman tersebut akan diubah menjadi energi yang baik untuk tubuh.

Selain dapat membantu mengecilkan perut, posisi ini juga sangat baik untuk kesehatan wajah. Sebagaimana yang kita ketahui, posisi tidur yang salah bisa menyebabkan munculnya keriput pada wajah atau kerutan di bawah mata.

Hal ini karena kulit wajah akan bergesekan dengan sarung bantal, atau bahkan alas tidur. Dengan posisi telentang, maka kemungkinan gesekan tersebut akan berkurang.

2. Posisi Tidur Tengkurap

Posisi yang satu ini memang tersohor dapat membantu untuk mengecilkan perut dan membakar kalori. Sebab, tidur tengkurap dapat memberikan tekanan tambahan pada area perut, sehingga bisa menghalangi adanya penumpukan lemak berlebih pada bagian perut.

Selain itu, tidur dalam posisi tengkurap juga memiliki sejumlah kelebihan lainnya. Di antaranya adalah dapat mengurangi nyeri bagi Anda yang mengalami sakit punggung, serta cocok untuk Anda yang mengalami gangguan tidur obstructive sleep apnea.

Akan tetapi, posisi ini bisa menyebabkan terjadinya sakit leher saat Anda terbangun pada pagi hari. Hal ini karena leher akan berputar pada sudut 90 derajat di atas bantal, sehingga menyebabkan rasa sakit dan tegang.

Untuk mengantisipasinya, Anda bisa menggunakan bantal yang lebih tipis, alih-alih memakai bantal empuk dan lembut. Tujuannya adalah untuk mencegah posisi leher terlalu tinggi dan membuat tulang belakang menjadi lebih rata.

Selain itu, Anda juga bisa meletakkan bantal di bawah panggul guna membuat posisi tulang belakang lebih selaras.

Baca Juga :

 

3. Posisi Tidur Miring ke Kiri

Tahukah Anda bahwa tidur miring merupakan posisi paling digemari oleh mayoritas orang? Bukan tanpa alasan, rupanya hal ini karena miring dianggap sebagai posisi tidur yang nyaman dan dapat membuat seseorang lebih mudah mengantuk.

Namun, bukan hanya nyaman, rupanya tidur miring juga dapat membantu Anda untuk diet. Jika Anda suka tidur dalam posisi miring, maka cobalah untuk miring ke kiri untuk mengecilkan perut.

Hal ini karena posisi miring ke kiri dapat memungkinkan jantung lebih mudah memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga menyehatkan kondisi kardiovaskular. Agar lebih optimal, Anda juga bisa meletakkan bantal di antara lutut agar pinggul dan sendiri dalam posisi yang selaras.

Tidur untuk Memaksimalkan Program Diet

tips maksimalkan tidur untuk diet

Selain menjaga pola makan, berolahraga, serta mengetahui posisi tidur yang tepat untuk menurunkan berat badan, satu hal yang wajib Anda perhatikan untuk memaksimalkan diet adalah dengan meningkatkan kualitas tidur. Sebab, tidur dapat membantu Anda untuk membakar kalori, membuat kenyang lebih lama, serta membantu mengurangi keinginan makan saat malam hari.

Sebaliknya, waktu tidur ideal yang tidak terpenuhi akan memberikan banyak dampak negatif untuk tubuh. Termasuk merusak program diet Anda. Bahkan, akan butuh usaha keras untuk menurunkan berat badan jika Anda mengalami kurang tidur. Hal ini berarti bahwa jika Anda sedang menjalani diet tapi kualitas tidur tetap buruk, maka usaha Anda untuk menurunkan berat badan pun akan sia-sia.

Cobalah untuk mengikuti beberapa langkah berikut ini agar Anda bisa memaksimalkan tidur untuk program diet:

1. Atur Jadwal Tidur

Langkah pertama adalah dengan mengatur waktu tidur Anda. Cobalah untuk tidur lebih awal agar dapat mencegah kemungkinan kurang tidur, dan bangun pagi memungkinkan Anda untuk lebih aktif pada pagi hari. Hal ini akan memberikan dampak baik untuk metabolisme tubuh, termasuk produksi hormon yang berkaitan dengan nafsu makan.

Lakukanlah penyesuaian waktu tidur secara bertahap agar lebih mudah menjalaninya. Sebagai contoh, jika Anda terbiasa tidur hanya empat jam dalam sehari, tambahkan lama waktu tidur sedikit demi sedikit secara bertahap. Atau apabila Anda masih kesulitan memenuhi waktu tidur selama 7-8 jam tiap malamnya, maka cobalah untuk menerapkan pola tidur bifasik atau sleep hygiene.

Baca Juga :

 

2. Hindari Mengonsumsi Makanan Berat Sebelum Tidur

Makan sebelum tidur dapat meningkatkan berat badan karena tidak ada aktivitas fisik setelahnya untuk membakar kalori. Maka dari itu, lebih baik konsumsi makanan diet sehat, setidaknya 2-3 jam sebelum tidur. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi minuman diet sebelum tidur yang efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

Misalnya jus lidah buaya, jus mentimun dan parsley, atau teh chamomile yang juga dapat berfungsi sebagai obat tidur alami.

3. Tidur Siang Maksimal

Cobalah menerapkan tips tidur siang maksimal bagi Anda yang kesulitan untuk memenuhi waktu tidur ideal pada malam hari. Anda bila melakukan power nap dengan aturan tidur sekitar 10-20 menit atau tidak lebih dari 1 jam dan lakukan sebelum pukul 3 sore.

Dengan tidur siang maksimal, produktivitas kerja Anda pastinya akan jauh lebih baik ketimbang dengan menahan rasa kantuk menggunakan bantuan makanan atau minuman.

4. Buat Suasana Kamar yang Nyaman

Suasana kamar yang nyaman akan berpengaruh besar pada kualitas tidur Anda. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, Anda bisa mencoba untuk melakukan dekorasi ruang tidur dengan menambahkan hiasan dindingtanaman hias yang membantu untuk menyaring udara, atau mencoba dekorasi ala Korean Style yang kini sedang populer.

Selain dekorasi, Anda juga harus memperhatikan perlengkapan tidur yang Anda gunakan, misalnya sprei dan bedcover. Upayakan untuk memilih merk sprei yang bagus dan bedcover terbaik guna menunjang kenyamanan kualitas Anda.

Sleep Buddy menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan sprei dan bedcover dengan bahan pilihan. Ada banyak pilihan sprei dengan berbagai motif dan ukuran yang bisa Anda sesuaikan dengan selera di toko bedcover terdekat, atau marketplace favorit Anda seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *