5 Tips Mengubah Pekarangan Rumah Jadi Mini Garden

5 Tips Mengubah Pekarangan Rumah Jadi Mini Garden

Memiliki pekarangan rumah memang menyenangkan. Pekarangan berfungsi fleksibel, artinya dapat disulap menjadi beragam fasilitas menarik seperti tama, kolam renang, tempat bermain anak, dan lainnya.

Untuk Anda yang tinggal di kota mungkin pekarangan rumah bisa dijadikan sebagai mini garden atau kebun kecil yang penuh dengan manfaat. Selain memberikan udara lebih segar di rumah, mini garden bisa Anda jadikan sumber bahan makanan yang terjamin kualitasnya karena Anda tanam dan kelola sendiri. Selain itu, berkebun juga dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan jiwa dan raga.

Tips Ubah Pekarangan Rumah Jadi Mini Garden

Memiliki berbagai tanaman di pekarangan rumah sangat menyenangkan dan menyehatkan. Berikut ini tips mengubah pekarangan rumah menjadi mini garden yang bermanfaat.

Mengolah Tanah dengan Tepat

Untuk membuat mini garden, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengolah tanah dengan tepat terlebih dahulu. Kegiatan ini diawali dengan membersihkan pekarangan rumah dari benda tak terpakai dan juga tanaman liar. Usahakan untuk tak menggunakan bahan kimia untuk menjaga kualitas tanah.

Langkah selanjutnya penggemburan tanah di area pekarangan rumah. Anda bisa menggunakan pupuk organik atau menyebarkan cacing tanah secara merata. Cacing tanah ampuh untuk menyuburkan dan menutrisi tanah.

Memilih Jenis Tanaman

Terdapat berbagai banyak jenis tanaman yang cocok untuk mini garden Anda. Anda dapat memilih berbagai tanaman yang dapat menghasilkan bahan pangan agar lebih bermanfaat. Tak hanya itu tanaman-tanaman ini juga mudah dirawat dan memiliki masa panen yang singkat.

Contoh beberapa tanaman ini adalah sawi, bayam, selada, tomat, mangga, jeruk, dan pepaya. Anda juga bisa menambahkan berbagai tanaman obat dan rempah-rempah yang berguna untuk meringankan gejala penyakit serta menambah cita rasa makanan seperti kunyit, jahe, serai, dan lain sebagainya.

Perhatikan Tata Letak Tanaman

Anda harus memperhatikan tata letak tanaman sesuai dengan ukuran agar tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk berfotosintesis. Sebaiknya tanaman yang berukuran kecil ditanam di bagian timur, tanaman berukuran besar ditanam bagian barat. Tujuan mengatur tata letak ini supaya seluruh tanaman mendapat sinar matahari.

Jika tanaman diletakkan sebaliknya, tanaman kecil tidak terkena cahaya karena terhalang tanaman besar. Setelah menatanya sesuai kebutuhan sinar matahari, selanjutnya dapat ditata secara estetik. Misalnya dengan mengelompokkan menjadi satu jenis atau dengan memberikan batas pagar mungil. Anda juga bisa menatanya berdasarkan warna.

Baca Juga:

Teknik Hidroponik

Anda yang memiliki pekarangan tak terlalu besar tetap bisa memanfaatkan lahan dengan membuat mini garden yang cantik. Salah satunya dengan menggunakan rak. Pertama tanam beberapa tanaman di pot sedang atau rak kemudian letakkan pada rak. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan teknik tanam hidroponik yang tak membutuhkan tanah dan dapat disusun secara vertikal.

Buat Kolam Ikan

Selain membuat mini garden Anda bisa menambahkan kolam ikan di pekarangan rumah. Elemen yang dibutuhkan pun cukup mudah hanya kolam ikan (dapat diganti dengan bak), air, benih ikan, dan pakannya. Terdapat beberapa ikan yang cocok untuk diternak di pekarangan rumah seperti ikan mas, nila, atau gurame. Anda dapat memilih teknik aquaponik yaitu budidaya ikan dan tanaman secara bersamaan dalam satu tempat. Mini garden Anda semakin berwarna.

Rekomendasi Tanaman yang Bisa Ditanam di Rumah

Sekarang mengerti bagaimana mengolah pekarangan rumah menjadi mini garden, kini Anda bisa memilih beberapa tanaman sesuai selera yang cocok untuk ditanam di rumah

Cabai

Masyarakat Indonesia tak lepas dengan masakan pedas. Tentu cabai menjadi bahan utama yang paling dicari untuk kebutuhan dapur. Anda juga bisa menanam cabai di mini garden. berbagai cabai mudah untuk ditanam. Anda dapat memilih ditanam di polybag, pot, atau langsung di tanah. Pastikan untuk mendapatkan ruang yang cukup untuk cabai tumbuh berbuah lebat. Sirami dan beri pupuk untuk pertumbuhan yang optimal. Kini Anda bisa memanen cabai hasil tanam sendiri dan tak khawatir harga cabai yang sangat fluktuatif.

Tomat

Tomat juga merupakan komponen bumbu dapur sekaligus sayur-sayuran yang lezat. Anda dapat menanam tomat merah maupun hijau sesuai dengan selera Anda. Menanam tomat juga relatif praktis untuk dilakukan. Tomat dapat ditanam di polybag, pot sehingga tak memerlukan lahan yang luas. Jangan lupa tempatkan tomat tepat dengan sinar matahari yang melimpah. Kemudian jangan lupa untuk menyiramnya secara rutin dan memupuk dengan pupuk organik agar berbuah lebat.

Daun Bawang

Daun bawang menjadi bahan pangan yang juga sama favoritnya dengan lain. Cocok untuk dicampurkan masakan apa saja. Anda bisa menanam daun bawang di mini garden. Keuntungan menanam daun bawang adalah mereka bisa tumbuh subur di lahan yang sempit dan terbatas. Cocok untuk mini garden Anda. Siram secara rutin setiap 1-2 hari sekali. Daun bawang juga tak butuh banyak air tapi pastikan keadaannya tak terlalu kering.

Baca Juga:

Selada

Sayuran tipis nan segar ini memang cukup banyak menjadi favorit banyak orang. Menanam selada dimulai dengan memastikan benih selada berkecambah pada nampan benih setelah kurang lebih 20-30 hari.
Setelah itu pindahkan tanaman selada ke media tanam yang lebih besar seperti polybag, pot, atau lahan dengan tanah yang gembur dan halus. Untuk menanam selada, pastikan menjaga selada tetap lembab, segar, dan berair. Maka dari itu Anda harus rutin menyiraminya. Selada juga merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam dengan metode hidroponik.

Manfaat Tanaman untuk Kesehatan Mental

manfaat tanaman untuk kesehatan mental

Bercocok tanam atau berkebun ternyata tak hanya memiliki manfaat untuk memperkaya oksigen di lingkungan rumah tapi juga bisa membuat kesehatan mental menjadi lebih baik. Berikut ini beberapa manfaat tanaman untuk kesehatan mental.

Mengurangi Gejala Depresi

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa hidup di sekitar alam dan tumbuhan dapat membantu meningkatkan suasana hati yang baik dan menurunkan gejala depresi. Seseorang yang menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di sekitar tumbuhan memiliki kondisi mental yang lebih baik daripada berjalan-jalan di kota.

Mampu Meningkatkan Kemampuan Otak

Tumbuhan dapat membantu menjaga kesehatan otak, seseorang dapat menjadi lebih fokus dan memiliki daya ingat yang kuat. Salah satu yang dapat memicu depresi adalah mudah lupa dan memiliki perasaan tertekan.

Lebih Produktif

Tanaman ternyata memiliki manfaat menjadikan seseorang lebih produktif dalam melakukan hal-hal yang positif. Seseorang yang hidup dengan tanaman disebut lebih memiliki tingkat produktivitas lebih tinggi dan juga lebih waspada. Mereka juga cenderung lebih bahagia dan terbiasa hidup santai.

Baca Juga:

 

Itulah beberapa tips mengubah pekarangan rumah jadi mini garden. Memberikan berbagai tanaman di pekarangan ternyata kaya manfaat khususnya untuk kesehatan mental kita. Selain tanaman, untuk meningkatkan kualitas hidup imbangi juga dengan pola hidup sehat dengan selalu mengonsumsi makan-makanan bergizi dan tidur yang cukup.

Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi prioritas utama. Untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Sleep Buddy menyediakan berbagai sprei dan bed cover dengan kualitas terbaik dan bahan premium. Anda bisa bisa mengintip berbagai koleksi kami di Shopee, Tokopedia, dan Blibli.

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Sofi, I love writing about lifestyle, entertainment, and healthy life.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *