Mengenal Self Deprecation dan Bahayanya untuk Kesehatan

Mengenal Self Deprecation dan Bahayanya untuk Kesehatan

Pernahkah Anda merendahkan diri sendiri dengan dalih lelucon? Perlu Anda ketahui, tindakan tersebut merupakan bentuk self deprecation.

Beberapa orang seringkali meremehkan dirinya sendiri ketika berhasil meraih capaian tertentu. Sebagai contoh, ketika Anda berhasil meraih nilai tinggi dalam sebuah ujian, Anda mungkin akan merendahkan diri dengan berkata, “Hanya kebetulan”.

Pernyataan tersebut menjadi tanda bahwa Anda sedang melakukan self deprecating. Tindakan ini merupakan salah satu bentuk tindak bullying terhadap diri sendiri dan dapat memicu gangguan kecemasan serta depresi jika Anda terus melakukannya.

Lantas, apa itu self deprecation dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Self Deprecation?

Self deprecation adalah pernyataan berisi candaan, yang secara tidak langsung merendahkan atau meremehkan diri sendiri. Tindakan ini merupakan kebalikan dari mencintai diri sendiri (self love).

Tindakan ini umumnya dilakukan oleh orang-orang untuk membuat mereka terlihat lebih sederhana, tampak rendah hati, hingga membuat suasana menjadi lebih cair.

Biasanya, bagi orang yang berpengaruh atau berkedudukan tinggi akan melakukan self deprecating. Tujuannya adalah agar mereka terlihat membumi, sehingga kemudian dapat menarik dukungan dari orang lain. Akan tetapi, di sisi lain, tindakan ini merupakan bentuk perundungan terhadap diri sendiri.

Dampaknya pun tidak main-main. Tindakan ini bahkan bisa berpengaruh buruk terhadap kondisi psikologis orang yang melakukannya. Selain itu, tindakan self deprecating juga dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan.

Tanda-Tanda Self Deprecation

Berikut ini adalah beberapa tanda self deprecation yang patut Anda waspadai, yaitu :

1. Sering merendahkan diri sendiri

sering merendahkan diri sendiri

Terlalu sering merendahkan diri sendiri menjadi tanda Anda melakukan self deprecating. Bagi Anda, sikap mencela diri sendiri telah menjadi kebiasaan, tidak terkecuali saat berhasil meraih capaian bergengsi yang membutuhkan usaha dan kerja keras untuk bisa mendapatkannya.

Namun, hal ini akan berdampak buruk jika Anda melakukannya secara terus-terusan.

2. Tidak mau menerima pujian

Salah satu tanda self deprecation adalah tidak mau menerima pujian. Tidak peduli seberapa baik penampilannya, orang tersebut akan selalu merasa bahwa ia jelek. Saat mendapatkan pujian dari orang lain, ia akan mencoba untuk mencela diri sendiri.

Baca Juga :

 

3. Merendah karena takut orang lain tidak menyukainya

Orang yang memamerkan kemampuan dan prestasinya terkadang kerap mendapatkan stigma sombong. Maka tak heran, banyak orang merendahkan dirinya karena tak ingin mendapatkan cap negatif dan memunculkan self deprecation.

Bahaya Self Deprecation

Orang yang melakukan self deprecating mungkin merasa tindakannya tersebut hanya untuk mencairkan suasana. Namun, jika tindakan ini terjadi secara terus-menerus dan sudah menjadi sebuah kebiasaan, hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental.

Di bawah ini adalah beberapa dampak buruk akibat merendahkan diri sendiri:

1. Terpengaruhnya harga diri

Seseorang mungkin sengaja melakukan self deprecating agar orang yang ada di sekitarnya merasa lebih nyaman. Namun, jika hal ini terjadi secara terus-menerus, harga diri Anda akan jadi ikut terpengaruh.

Hal tersebut dapat memengaruhi produktivitas, hubungan dengan orang lain, hingga cara Anda memperlakukan diri sendiri. Bahkan secara tak langsung, dampak jangka panjangnya adalah membuat Anda menjadi tidak mencintai diri sendiri dan mudah minder.

2. Mudah stres dan depresi

mudah stres dan depresi

Jika terus melakukan self deprecation, beberapa masalah kesehatan mental yang mungkin muncul di antaranya mudah stres, depresi, dan gangguan kecemasan lainnya.

3. Hilangnya optimisme

Mencela diri sendiri secara terus-menerus dapat menurunkan optimisme Anda. Hal tersebut tentunya bisa mempengaruhi cara berpikir seseorang dalam mengambil keputusan. Akibatnya, keputusan yang mereka ambil akan sering tidak tepat dan malah cenderung merugikan.

Baca Juga :

 

Cara Mengatasi Kebiasaan Self Deprecation

Melihat dampak buruk yang bisa terjadi, kebiasaan meremehkan diri sendiri harus segera Anda hilangkan. Beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk membantu menghilangkannya adalah sebagai berikut:

1. Memandang diri sendiri secara positif

Terkadang, banyak orang yang tidak bisa melihat dirinya sendiri secara positif. Mayoritas justru mengurangkan aspek yang ada dalam diri masing-masing. Baik itu fisik, kemampuan, atau bahkan kondisi finansial sekalipun.

Cobalah untuk mengubah mindset Anda. Percayalah bahwa setiap orang tercipta dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Anda merasa memiliki kekurangan, maka Anda bisa memaksimalkan kelebihan yang Anda miliki dan menjadikannya sebagai aset berharga dalam diri Anda secara pribadi.

2. Menerima pujian dari orang lain

Tidak ada salahnya menerima pujian dari orang lain atas apa yang sudah Anda lakukan. Anggaplah pujian tersebut sebagai dorongan untuk berbuat lebih baik lagi dan memacu diri Anda untuk selalu memberikan yang terbaik.

Karena pada dasarnya, semua orang membutuhkan apresiasi atas segala macam usaha yang telah mereka lakukan. Dari yang terkecil hingga terbesar sekalipun.

3. Melakukan journaling

melakukan journaling

Tahukah Anda bahwa kegiatan mencatat atau journaling memberikan pengaruh besar pada kesehatan mental seseorang?

Anda bisa mengatasi mencatat pikiran-pikiran negatif yang muncul ketika Anda menerima pujian. Kemudian, carilah cara untuk untuk menghilangkannya. Meski terkesan sederhana, namun percayalah bahwa metode ini cukup efektif untuk Anda terapkan.

4. Ingat bahwa tidak ada orang yang sempurna

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, Anda tidak perlu merasa rendah diri dalam hal apa pun. Pikirkan hal-hal positif yang Anda miliki dalam hidup dan nikmatilah momen-momen indah itu.

Selain itu, tidak masalah jika Anda melakukan kesalahan. Ingatlah, tidak ada orang yang sempurna. Justru dari kesalahan, Anda bisa belajar untuk tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih bijaksana.

Baca Juga :

 

5. Carilah lingkungan sosial dan pergaulan yang positif

Lingkungan sosial memberikan pengaruh penting pada perkembangan mental seseorang. Oleh sebab itu, carilah lingkungan dan pergaulan yang positif, membangun, dan dapat menerima Anda apa adanya.

Jagalah komunikasi dengan orang terdekat, bisa jadi orang tua, keluarga, atau teman-teman terdekat. Karena mereka adalah kunci untuk mengatasi masalah self deprecation yang tengah Anda rasakan.

6. Kenali diri sendiri

Sudahkah Anda mengenal diri Anda sendiri?

Aspek terpenting dalam mengatasi self deprecation adalah dengan menerima diri sendiri apa adanya. Inilah sebabnya Anda harus mengenali diri Anda terlebih dahulu.

Perhatikan hal-hal yang Anda sukai atau pun yang Anda benci. Anda bisa mengetahuinya dengan cara melakukan kegiatan yang sering Anda lakukan dan seberapa besar Anda menikmati prosesnya.

7. Memberikan self reward untuk diri sendiri

Tak banyak yang tahu bahwa memberikan self reward pada diri sendiri sangatlah berpengaruh untuk menjaga kesehatan mental.

Self reward merupakan bentuk penghargaan kepada diri sendiri atas hal yang telah Anda capai, sebagai pengingat bahwa Anda adalah orang yang hebat karena telah berjuang dan bekerja keras sampai detik ini.

Memberikan self reward juga akan memicu Anda akan terus memberikan yang terbaik. Karena telah bekerja keras, berikan self reward yang bermakna. Misalnya dengan hal-hal yang Anda sukai atau impikan sejak lama.

Terdapat berbagai bentuk self reward yang bisa Anda coba. Misalnya dengan melakukan kegiatan menyenangkan atau membeli barang yang Anda inginkan.

Contohnya kegiatan meyenangkan yang bisa Anda lakukan adalah mengagendakan rencana travelling untuk melepas penat, staycation bersama keluarga, mengadakan acara sleepover bersama sahabat, atau bahkan dengan hal sederhana seperti bersantai dan beristirahat seharian penuh.

Selain itu, Anda jga bisa membeli barang yang Anda inginkan. Misalnya baju atau sepatu yang sudah Anda incar sejak lama. Atau mungkin membeli perlengkapan tidur seperti sprei dan bedcover yang telah Anda impikan sejak lama untuk membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.

Demikian ulasan terkait self deprecation dan bagaimana cara mengatasinya. Ingatlah bahwa terkadang meremehkan diri sendiri bukanlah hal yang baik dan bahkan bisa memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Tanamkan pada pikiran bahwa Anda berhak untuk bahagia dan mendapatkan apresiasi atas apa yang sudah Anda lakukan.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *