7 Tips Mudah Atasi Alergi Debu

7 Tips Mudah Atasi Alergi Debu

Alergi debu adalah salah satu jenis alergi yang paling umum dialami orang. Kondisi alergi ini disebabkan karena ada zat-zat asing di dalam debu yang ikut terhirup atau bersentuhan dengan kulit, kemudian memicu sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan.

Masalah kesehatan ini bisa juga terjadi akibat kondisi kamar berdebu karena adanya tungau di kasur. Selain ini, faktor lain yang memicunya adalah bulu hewan di sprei, hingga kotoran dari luar yang terbawa masuk ke dalam rumah.

Meski alergi debu ini sangat umum, bukan berarti Anda bisa menyepelekannya. Reaksi alergi yang ditimbulkan dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman, apalagi bisa terjadi secara berkepanjangan. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Alergi Debu?

Alergi debu adalah salah satu jenis rinitis alergi yang paling umum. Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat-zat asing yang ada di dalam debu.

Debu terbentuk dari kumpulan sel kulit mati, kotoran, bulu hewan, dan berbagai zat asing yang dapat memicu alergi pada beberapa orang. Zat apa pun yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi disebut alergen.

Saat Anda menghirup debu mengandung alergen, sistem imun akan menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Sistem imun pun merespons dengan melepaskan senyawa yang menimbulkan reaksi alergi.

Gejala Alergi Debu

Reaksi alergi biasanya muncul tidak lama setelah penderita terkena pemicunya. Alergi debu umumnya menimbulkan gejala pada saluran pernapasan, wajah, dan kulit. Menurut laman American College of Allergy, Asthma, and Immunology, berikut gejala-gejala yang timbul ketika tubuh alergi terhadap debu:

  • Bersin-bersin,
  • Hidung tersumbat atau berair,
  • Mata merah, gatal, dan berair,
  • Terdapat lendir pada tenggorokan,
  • Batuk-batuk,
  • Gatal-gatal pada kulit,
  • Muncul ruam pada kulit.

 
 Baca Juga :

 

Apa Saja Pemicu Alergi Debu?

pemicu alergi debu

Alergi debu tidak sekadar dipicu oleh debu itu sendiri. Perlu diketahui, di dalam debu mungkin terdapat serangga, bulu binatang, jamur, hingga serbuk bunga. Berikut adalah berbagai zat yang dapat memicu munculnya gejala alergi:

1. Tungau Debu

Tungau merupakan serangga kecil yang menjadi salah satu pemicu utama alergi debu. Reaksi alergi muncul akibat menghirup debu yang mengandung feses tungau. Feses ini mengandung protein yang dianggap berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh. Biasanya, tungau hidup serta berkembang biak di sudut-sudut rumah yang hangat dan lembap. Terutama di tempat tidur.

2. Spora Jamur

Jamur yang tidak terlihat dan sporanya yang berterbangan adalah pemicu alergi debu yang paling umum setelah tungau. Anda bisa menemukannya di daerah lembap seperti kamar mandi, dapur, perabotan rumah tangga, atau di sela-sela lemari baju.

Jamur menggunakan butiran spora untuk berkembang biak. Butiran ini sangat ringan dan berukuran kecil sehingga bisa melayang di udara. Jika Anda memiliki alergi, sistem imun akan menganggapnya sebagai ancaman sehingga bereaksi secara berlebihan.

3. Serbuk Sari

Serbuk sari merupakan sarana berkembang biak pohon, rumput, bunga, dan beberapa jenis tumbuhan lain. Seperti spora, ukuran serbuk sari amat kecil sehingga bisa terbawa angin dan berkumpul bersama debu.

Bila terhirup oleh orang yang sensitif, serbuk sari dalam debu bisa memicu reaksi alergi. Reaksi alergi mungkin berbeda tergantung tanaman yang menjadi sumbernya. Walau demikian, gejala yang ringan sekalipun sebaiknya tidak diabaikan.

4. Bulu Hewan

Debu terkadang mengangkut bulu hewan yang akan memicu reaksi alergi bila terhirup. Alergi kucing atau hewan lainnya biasanya disebabkan oleh protein dalam sel-sel kulit mati, air liur atau urine yang menempel pada bulu hewan.

Jika Anda memelihara hewan di rumah, pastikan Anda membersihkannya secara rutin. Jangan lepaskan hewan ke dalam kamar tidur. Pisahkan hewan dalam kandang atau ruangan tersendiri agar bulunya tidak menempel di mana-mana.

Baca Juga :

 

Tips Mencegah Alergi Debu

mengatasi alergi debu

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah alergi debu:

1. Perhatikan Kebersihan Benda Berbahan Kain

Selain kasur dan sprei, adakah benda berbahan kain lainnya di dalam kamar? Perabotan seperti sofa, karpet, gorden, atau taplak meja juga perlu mendapat perhatian khusus.

Anda harus rutin mengganti sprei seminggu sekali agar terhindar dari debu dan kuman penyebab penyakit. Selain itu, cobalah gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan karpet, sofa, dan tirai jendela kamar minimal 2 kali seminggu.

2. Rutin Bersihkan Kipas Angin atau AC

Jika Anda memasang kipas angin atau AC, pastikan Anda rajin membersihkan alat-alat penyejuk ruangan tersebut sebagai cara agar kamar tidak berdebu. Membersihkan kipas angin penting untuk mencegah penumpukan debu di baling-baling kipas. Jika dibiarkan, debu di baling-baling kipas bisa menyebar di dalam kamar saat dinyalakan.

Sama halnya dengan kipas, Anda juga wajib membersihkan AC secara berkala. Jika Anda mengalami kesulitan saat membersihkannya sendiri, Anda bisa memanggil jasa bersih-bersih AC terdekat.

3. Perhatikan Ventilasi

Debu bisa muncul jika sirkulasi udara di kamar tidur selalu baik. Ventilasi kamar harus baik, terkena sinar matahari agar tungau tidak berkembang dengan cepat. Ingat, ruangan yang kelembabannya tidak terjaga juga bisa menjadi sarang debu.

4. Lepas Alas Kaki

Selain dari dalam ruangan, debu pun akan semakin bertambah saat dibawa dari luar ruangan. Untuk itu, lepas alas kaki (sandal atau sepatu) Anda saat masuk ke rumah. Taruh sandal dan sepatu di luar pintu. Karena debu dari luar biasanya terbawa oleh alas kaki Anda.

5. Kurangi Kebiasaan Membawa Hewan Peliharaan ke Kamar

Memiliki hewan peliharaan memang menyenangkan. Akan tetapi, kebiasaan inilah yang justru memicu timbulnya sarang debu di dalam kamar Anda.

Tanpa Anda sadari, bulu-bulu hewan peliharaan Anda mudah dihinggapi kotoran dari luar kamar. Bulu-bulu tersebut pun dapat menumpuk di dalam kamar dan menjadi sarang debu. Oleh karena itu, untuk mengurangi kebiasaan membawa hewan peliharaan ke dalam kamar Anda untuk mencegah risiko alergi debu.

Baca Juga :

 

6. Rajin Membersihkan Tempat Tidur

Salah satu alasan kenapa tempat tidur butuh perhatian khusus adalah karena Anda sangat sering menempatinya saat di kamar, baik untuk tidur maupun sekadar bersantai. Maka dari itu, Anda wajib memperhatikan kebersihan tempat tidur Anda.

Kasur yang berdebu tentunya akan menyebabkan gangguan tidur, sehingga waktu tidur ideal tidak bisa terpenuhi. Bahkan, bukan hal yang mustahil apabila ada berbagai penyakit yang muncul karena tempat tidur kotor dan berdebu.

Oleh karena itu, selalu prioritaskan kebersihan kasur Anda. Berikut adalah beberapa cara agar kasur di kamar Anda tidak mudah berdebu:

  • Bersihkan kasur setidaknya 2 kali dalam setahun.
  • Gunakan sarung bantal, guling, serta sprei anti kutu kasur dan debu bila perlu.
  • Bersihkan permukaan tempat tidur dengan sapu lidi atau vacuum cleaner 2 kali sehari.
  • Mencuci sprei dengan benar dan rutin menggantinya satu minggu sekali. Gunakan teknik mencuci  yang benar agar warnanya tidak pudar dan tetap cerah.
  • Mencuci dan merawat bedcover secara berkala.
  • Mencuci bantal sesuai dengan materialnya.

 

7. Pilih Sprei dan Bedcover yang Anti Alergi

Ada banyak sekali sprei dan bedcover yang terbuat dari berbagai material di pasaran. Namun, pastikan Anda memilih bahan terbaik yang tidak menimbulkan alergi seperti tencel, organic cotton, atau jacquard tencel.

Keunggulan dari material ini selain bahan sprei yang dingin dan lembut juga anti allergic. Sehingga menjadi pilihan bedcover terbaik untuk anak, serta Anda yang memiliki ciri kulit sensitif.  Bahan ini juga sangat cocok bagi Anda yang mempunyai masalah alergi debu.

Sleep Buddy menjadi pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan merk sprei yang bagus dengan kualitas premium. Kami memberikan bahan-bahan terbaik untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Tersedia dalam berbagai ukuran sprei yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Silakan kunjungi marketplace Sleep Buddy di Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, atau toko bedcover terdekat. Kunjungi juga akun Instagram dan blog kami untuk mendapatkan info terbaru seputar Sleep Buddy.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *