7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Penuaan Dini

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Penuaan Dini

Apakah Anda mulai mengalami penuaan dini? Jika iya, hindari kebiasaan yang memicu penuaan dini seperti berikut ini!

Munculnya tanda penuaan dini tentunya menjadi salah satu momok yang menakutkan bagi sebagian besar kaum wanita. Terlebih jika tanda penuaan tersebut muncul bukan karena pertambahan usia.

Sebagaimana yang kita ketahui, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan. Selain usia, faktor-faktor lain yang berpengaruh adalah kondisi lingkungan, pola hidup yang kurang sehat, hingga kebiasaan-kebiasaan sepele lainnya yang tanpa sadar dapat memicu penuaan.

Lantas, apa saja kebiasaan tersebut?

Kebiasaan yang Memicu Penuaan Dini

Sejatinya, penuaan muncul karena jaringan kolagen dan elastin pada kulit melemah akibat pertambahan usia. Hal ini mau tak mau menyebabkan elastisitas kulit menjadi berkurang, sehingga dapat memicu munculnya kerutan di bawah mata, kulit keriput, dan tanda penuaan lainnya.

Akan tetapi, tak jarang tanda penuaan ini terjadi pada orang yang berusia relatif muda. Hal ini lantaran mereka melakukan kebiasaan sehari-hari yang secara tak langsung menyebabkan melemahnya elastin dan kolagen pada kulit.

Berikut ini adalah 5 kebiasaan sepele yang berisiko menyebabkan munculnya penuaan:

1. Tidak Menggunakan Sunscreen Saat Melakukan Aktivitas di Luar Ruangan

Tabir surya atau sunscreen berguna untuk melindungi kulit dari sengatan sinar UVA dan UVB yang berlebih. Jika Anda sering tidak menggunakan sunscreen saat melakukan aktivitas di luar ruangan, maka ada berbagai masalah kulit yang mengancam.

Salah satunya adalah risiko munculnya flek hitam dan tanda penuaan dini. Sebab, sinar UV dapat merusak jaringan elastin pada kulit. Sehingga jika kulit Anda tidak terlindungi, maka elastisitasnya pun akan berkurang.

Untuk itu, gunakanlah sunscreen dengan kandungan SPF minimal 30 setiap kali Anda melakukan aktivitas di luar ruangan. Oleskan sunscreen tersebut minimal 30 menit sebelum Anda keluar rumah, terutama pada pukul 11.00 sampai 15.00.

Selain menggunakan sunscreen, Anda juga bisa melindungi bagian kulit lainnya dengan memakai payung, topi, jaket, serta kacamata hitam.

Baca Juga :

 

2. Menggunakan Produk Skincare yang Salah

menggunakan skincare yang tidak cocok

Salah satu tanda skincare tidak cocok di kulit adalah menyebabkan munculnya tanda penuaan. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam memilih skincare, terutama produk anti aging.

Sejumlah produk anti aging biasanya menggunakan bahan-bahan seperti peptida, retinol, dan antioksidan untuk membantu memperbaiki tekstur kulit dan merangsang regenerasinya. Namun, pastikan produk tersebut sesuai untuk Anda.

Tips memilih skincare sesuai jenis kulit Anda adalah dengan melihat efektivitasnya. Ciri skincare yang cocok untuk kulit adalah saat produk tersebut memberikan manfaat optimal. Seperti melembapkan, mencerahkan, dan membantu menyamarkan noda maupun kerutan pada wajah.

Begitu pula dengan produk anti aging. Apabila produk tersebut tidak memberikan hasil atau bahkan menyebabkan kulit kusam, iritasi, dan memicu masalah kulit lainnya, maka segeralah hentikan penggunaannya.

Sebab jika Anda terus menggunakannya, bukan hal yang mustahil apabila wajah Anda jadi terlihat semakin tua.

3. Kebiasaan Menggosok atau Mengucek Mata

Secara tak sadar, kebiasaan sepele ini bisa menyebabkan kerutan di bawah mata muncul lebih cepat. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan munculnya mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata.

Jika Anda tidak segera menghentikan kebiasaan ini, maka bukan hal yang mustahil apabila tanda penuaan dini akan semakin cepat terlihat.

Sebagai solusi, apabila Anda merasa gatal pada mata akibat kelilipan, maka lebih baik gunakan obat tetes mata untuk mengatasinya. Namun, jika rasa gatal tersebut muncul karena reaksi alergi, maka alangkah baiknya Anda langsung berkonsultasi dengan dokter.

4. Posisi Tidur yang Salah Menyebabkan Keriput

Tahukah Anda bahwa posisi tidur yang salah bisa menyebabkan munculnya keriput?

Setiap orang tentunya memiliki posisi tidur favorit sesuai dengan kondisi kesehatan dan tingkat kenyamanan masing-masing.

Misalnya bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, telentang menjadi alternatif posisi tidur untuk diet yang dapat membantu membakar kalori. Selain itu, telentang juga menjadi posisi tidur yang benar untuk memperbaiki postur tubuh.

Atau jika Anda mengalami sakit leher dan punggung, maka sebaiknya tidurlah dengan posisi tengkurap. Demikian pula posisi tidur yang baik untuk kesehatan pengidap penyakit lambung dan pencernaan adalah dengan miring ke kiri.

Namun, bagi Anda yang tidak ingin mengalami penuaan dini, hindarilah posisi tidur miring atau tengkurap. Sebab, hal tersebut akan menyebabkan wajah Anda bergesekan dengan sarung bantal yang dapat menyebabkan munculnya garis halus pada wajah.

Baca Juga :

 

5. Sering Mengalami Stres Bisa Sebabkan Munculnya Tanda Penuaan

mengalami stres

Sejak dulu, stres memang menjadi awal dari berbagai macam penyakit. Tak hanya mengancam kesehatan, stres juga dapat berpengaruh pada kecantikan kulit, termasuk menyebabkan penuaan dini.

Hal ini karena saat sedang stres, otak akan melepaskan hormon kortisol yang menyebabkan melemahnya produksi kolagen pada kulit. Inilah yang mengakibatkan elastisitas kulit turut menurun dan menimbulkan munculnya tanda penuaan.

Untuk menghindarinya, maka lakukanlah langkah-langkah untuk menghilangkan stres. Misalnya dengan meditasi, melakukan kegiatan favorit, meletakkan benda untuk relaksasi yang berguna untuk merilekskan pikiran, hingga tidur untuk atasi stres.

6. Kebiasaan Minum Menggunakan Sedotan Juga Picu Penuaan

Salah satu kebiasaan yang memicu penuaan dini ini memang bisa dibilang sangat sepele. Namun, tanpa sadar hal ini dapat menyebabkan munculnya keriput pada area sekitar mulut.

Untuk mencegahnya, maka Anda dapat menghindari penggunaan sedotan saat minum. Alih-alih menyedotnya, lebih baik Anda meminumnya secara langsung dari gelas.

7. Kurangnya Waktu Tidur Memicu Penuaan Dini

Dampak kurang tidur untuk kecantikan memang beragam. Tak terkecuali menyebabkan munculnya tanda penuaan.

Sebab, salah satu manfaat tidur untuk kecantikan adalah membantu proses regenerasi sel tubuh. Sehingga apabila kebutuhan tidur Anda tidak terpenuhi secara maksimal, maka proses regenerasi tersebut akan turut terganggu.

Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa tidur kurang dari 5 jam dapat meningkatkan risiko penuaan dini dan rusaknya skin barrier.

Untuk mencegah hal tersebut, maka hal yang perlu Anda lakukan adalah memperbaiki kualitas tidur dan berusaha memenuhi jam tidur ideal untuk kecantikan kulit wajah.

Apabila Anda kesulitan memenuhi waktu tidur ideal selama 7-8 jam tiap harinya karena kesibukan kerja, maka cobalah untuk menerapkan sleep hygiene dan pola tidur bifasik.

Selain itu, Anda juga bisa menerapkan tips tidur siang maksimal dengan melakukan power nap, yaitu metode tidur singkat yang bermanfaat dan dapat mengembalikan kebugaran tubuh.

Kesimpulan

Demikian adalah 7 kebiasaan yang memicu penuaan dini. Jika Anda tidak ingin elastisitas kulit berkurang karena produksi kolagen dan elastin terganggu, maka upayakan untuk menghentikan 7 kebiasaan tersebut.

Mulai dari membiasakan diri menggunakan sunscreen, menggunakan skincare yang sesuai dengan jenis kulit, berhenti menggosok mata, tidur dengan posisi yang benar, hingga meningkatkan kualitas tidur.

Bagi Anda yang kesulitan untuk mendapatkan tidur berkualitas, cobalah untuk mandi air hangat, minum obat tidur alami seperti susu hangat dan teh chamomile, memutar musik pengantar tidur, hingga memilih sprei dan bedcover yang nyaman sebagai alas tidur.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *