7 Cara Merawat Sprei Agar Awet dan Tahan Lama

7 Cara Merawat Sprei Agar Awet dan Tahan Lama

Selain memerhatikan bahan sprei yang bagus serta motif sprei yang cantik untuk mendukung kenyamanan beristirahat, salah satu hal yang wajib Anda perhatikan adalah cara merawat sprei agar tetap awet dan tahan lama.

Hal ini karena sprei menjadi salah satu perlengkapan tidur yang menentukan kenyamanan Anda dalam memenuhi siklus tidur ideal. Alas tidur ini juga berperan penting untuk mendukung tercukupinya kebutuhan tidur secara maksimal dan waktu tidur ideal setiap harinya.

Jika Anda salah dalam merawat alas tidur, maka dampaknya bukan hanya membuat sprei menjadi mudah rusak dan tidak tahan lama. Melainkan juga bisa mengganggu kualitas tidur .Anda. Misalnya menyebabkan reaksi berupa alergi kulit, alergi debu, kulit gatal-gatal, iritasi, bahkan bisa memicu rhinitis alergi, rosacea, dan jerawat.

Selain itu, perawatan sprei yang salah juga sekaligus akan membuat Anda lebih cepat membeli sprei baru. Artinya, sama saja Anda akan merogoh budget berlebih dan sia-sia hanya demi mengganti sprei yang tidak tahan lama.

Oleh sebab itu, sebagai antisipasi, ketahuilah cara merawat sprei yang benar. Mulai dari tips memilih sprei sebelum membelinya, cara mencuci sprei yang benar, hingga perawatan dan pembersihannya. Seperti apa?

Cara Merawat Sprei Agar Awet dan Tahan Lama

Terkadang, banyak orang yang mengeluhkan kualitas sprei yang buruk dan tahan lama. Bahkan, tak jarang ada yang baru mencuci sprei satu kali namun serat-serat kainnya sudah rusak. Alih-alih tahan lama, Anda justru tidak bisa terus menggunakan sprei tersebut karena dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Namun, bisa jadi hal tersebut bukan hanya karena kualitas sprei yang buruk. Melainkan cara Anda yang salah dalam merawatnya. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara merawat sprei yang benar agar tetap awet dan tahan lama :

1. Selalu Cek Bahan Sprei Sebelum Membelinya

merawat sprei dengan cek bahan

Salah satu faktor utama yang memengaruhi ketahanan dan keawetan sprei adalah kualitas bahannya. Sehingga saat Anda memilih sprei, ketahui betul bahan sprei sebelum Anda membelinya.

Perlu Anda ketahui bahwa ada berbagai macam bahan sprei di pasaran yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Maka, usahakan untuk memilih  bahan sprei yang berkualitas sehingga Anda merasa nyaman saat menggunakannya selama 7-8 jam tiap malamnya. Jenis bahan sprei yang paling populer adalah yang memiliki daya serap keringat yang tinggi, serta lembut dan adem.

Hal ini karena bahan sprei yang dingin dan lembut tidak akan membuat Anda merasa gerah dan menjaga kenyamanan tidur Anda terjaga sepanjang malam. Selain itu, pilih juga bahan yang sesuai dengan kondisi Anda. Misalnya jika Anda memiliki ciri kulit sensitif, maka pilihlah bahan sprei anti alergi. Contohnya sprei bahan sutra, sprei jacquard tencel,  sprei tencel, atau sprei katun Jepang yang aman untuk semua jenis kulit.

Sprei dari bahan sutra cocok untuk berbagai musim karena dapat memberikan sensasi dingin pada kulit saat cuaca panas dan sebaliknya. Sedangkan katun Jepang adalah bahan sprei alami yang paling umum di pasaran. Terbuat dari 100 persen pohon kapas, sehingga teksturnya cukup lembut dan adem. Katun juga terkenal memiliki kemampuan untuk memberikan sirkulasi udara, sehingga Anda tak akan mudah kepanasan saat menggunakannya.

Di sisi lain, tencel dan jacquard tencel adalah jenis bahan organik yang terbentuk dari selulosa alam yang berasal dari serat kayu. Bahan ini memiliki beberapa keunggulan , seperti kemampuan menyerap keringat, super lembut, dan anti bakteri karena terbuat dari bahan organik.

Baca Juga :

 

2. Jangan Lupa Cek Permukaan Sprei dengan Teliti

Tips selanjutnya adalah mengecek permukaan sprei dengan teliti sebelum membelinya. Apabila Anda memilih sprei secara langsung, maka Anda bisa melakukan tes kualitas bahan dengan menyentuh permukaan sprei sebelum membelinya. Permukaan sprei dengan serat kain yang kasar menunjukkan bahwa sprei tersebut cenderung tidak akan tahan lama.

Umumnya, sprei yang bagus akan memiliki permukaan yang lembut serta terasa sejuk. Sebaliknya, jika permukaan sprei tampak kasar dan kaku, maka sebaiknya jangan membelinya meskipun harganya lebih murah. Hal ini karena sprei yang terbuat dari bahan yang kaku akan membuat tidur Anda tidak nyaman dan cepat rusak.

Bukan cuma terasa gerah dan tidak bisa menyerap keringat dengan baik, sprei dengan permukaan yang kasar biasanya juga tidak anti alergi. Sehingga bisa memicu alergi hingga iritasi, terutama bagi Anda yang memiliki tipe kulit sensitif.

3. Perhatikan Printing dan Pewarnaan

perhatikan printing dan pewarnaan

Sebelum membeli sprei, perhatikan juga printing dan pewarnaan agar tidak salah dalam perawatannya. Sebab, salah satu kesalahan dalam memilih sprei yang perlu Anda hindari adalah tidak memerhatikan printing. Sejatinya, memilih motif sprei yang bagus memang penting. Namun, pastikan juga bahwa motif tersebut diprinting dan diwarnai dengan metode yang tepat.

Hal ini karena teknologi pewarnaan tertentu dapat menyebabkan sprei mudah luntur dan tidak tahan lama. Maka dari itu, Anda bisa mencari tahu apakah printing yang digunakan sudah terstandarisasi. Biasanya, sprei dengan warna yang cerah dan tahan lama akan diproduksi menggunakan teknologi Disperse Print. Dengan warna yang tetap cerah dan tidak mudah pudar, tentunya Anda pun bisa menggunakan sprei tersebut lebih lama, bukan?

4. Pilih Sprei dengan TC (Thread Count) atau Kerapatan Benang yang Tinggi

Thread Count (TC) adalah tingkat kerapatan sprei dengan memerhatikan jumlah benang yang ditenun untuk membuatnya. Semakin tinggi TC, maka akan semakin awet pula sprei tersebut. Kerapatan benang yang tinggi akan membuat serat sprei menjadi lebih kuat dan benangnya tidak akan mudah lepas.

Biasanya, sprei dengan tingkat thread count yang tinggi adalah yang menggunakan 100% bahan organik. Sebab, serat kain dari bahan organik cenderung lebih rapat dan tebal, sehingga akan sulit lepas atau terburai. Sprei dengan TC yang tinggi bisa Anda dapatkan dari Sleep Buddy.

Baca Juga :

 

5. Segera Cuci Sprei Baru Setelah Membelinya

Salah satu kesalahan umum dalam perawatan sprei yang sering terjadi adalah langsung menggunakan sprei baru tanpa mencucinya terlebih dahulu. Padahal, langsung menggunakan sprei baru tanpa mencucinya bisa memberikan dampak fatal untuk kesehatan.

Pastikan Anda segera mencuci sprei baru terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Hal ini karena adanya banyak bahan kimia dalam kemasan plastik yang bisa diserap oleh sprei. Sebab, setiap sprei yang baru Anda beli pasti dilapisi dengan kemasan plastik yang biasanya mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Bukan hanya itu. Sprei yang ada di pasaran biasanya terbuat dengan tambahan formaldehida. Bahan kimia ini umumnya berguna untuk mengawetkan. Namun tambahan formaldehida pada sprei berfungsi untuk mencegah serat kain agar tidak berkerut.

Manfaat lain dari mencuci sprei yang baru Anda beli adalah dapat mengetahui apakah warnanya akan luntur atau tidak. Saat Anda tahu sprei tersebut warnanya memudar, Anda jadi bisa lebih selektif lagi dalam memilih jenis dan merk sprei terbaik untuk kedepannya.

6. Cuci Sprei dengan Benar

merawat sprei dengan mencucinya

Teknik pencucian juga berperan penting dalam menjaga keawetan dan ketahanan alas tidur Anda. Untuk mencuci dan merawat sprei dengan benar, perhatikan langkah-langkah berikut ini:

  • Pisahkan sprei berwarna dengan yang putih
  • Jangan mencampur sprei dengan pakaian lain saat mencucinya
  • Rendam sprei berwarna dengan air dingin sebelum mencuci, supaya warnanya tidak pudar
  • Cuci dengan temperatur yang pas
  • Pilih detergen yang mengandung pelembut supaya kelembutan kain terjaga
  • Hindari penggunaan pemutih pakaian karena dapat membuat sprei rusak dan mudah sobek. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan cuka dan baking soda untuk merawat sprei putih yang menguning atau mencuci sprei yang sangat kotor
  • Jangan menyikat sprei karena dapat merusak serat kain
  • Lakukan minimal 2 kali pembilasan
  • Jangan terlalu keras saat memeras sprei
  • Jemur sprei di area yang terkena sinar matahari secara langsung dan segera angkat setelah kering

 

7. Rutin Mengganti Sprei Seminggu Sekali

Tips terakhir untuk merawat sprei agar awet adalah dengan rutin mengganti sprei. Waktu yang tepat untuk ganti sprei adalah satu minggu sekali. Mengganti dan mencuci sprei satu minggu sekali bisa menurunkan pertumbuhan bakteri. Sebaliknya, jarang ganti sprei akan menimbulkan beberapa dampak buruk.

Jika Anda tidak rutin mengganti sprei, maka kesehatan fisik maupun kulit akan terganggu. Sebab, sprei yang kotor akan mengundang munculnya tungau di kasur. Tungau ini akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti skabies, iritasi, ruam, gatal-gatal, hingga alergi. Selain itu, Anda juga berisiko mengalami berbagai macam masalah kulit apabila jarang mengganti sprei. Antara lain jerawat wajah, jerawat punggung, fungal acne, bruntusan, dan masih banyak lainnya.

Di sisi lain, sprei yang kotor tentunya akan membuat Anda merasa kurang nyaman sehingga memengaruhi kualitas tidur. Akibatnya, Anda pun tidak bisa mendapatkan manfaat tidur untuk kesehatan fisik, kesehatan mental, hingga kecantikan secara maksimal. Sehingga, Anda harus mengganti sprei secara rutin agar terhindar dari berbagai bahaya tersebut.

Itulah 7 tips merawat sprei agar awet dan tahan lama yang bisa Anda terapkan .Ingat bahwa sprei adalah salah satu bagian yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, maka jangan sampai lupa untuk merawatnya dengan baik dan benar.

Sementara itu, sprei terbaik dengan kualitas unggulan yang awet dan tahan lama bisa Anda dapatkan dari Sleep Buddy. Sleep Buddy merupakan produk sprei dan bedcover yang terbuat dari bahan organik untuk mengutamakan kenyamanan Anda. Ada banyak pilihan model, motif, dan ukuran sprei yang bisa Anda sesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

Koleksi Sleep Buddy bisa Anda dapatkan melalui marketplace seperti TokopediaShopeeBlibli, atau toko bedcover terdekat. Kunjungi juga akun Instagram kami untuk mendapatkan info terbaru seputar Sleep Buddy.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.