10 Cara Mengatasi Insomnia yang Patut Dicoba

10 Cara Mengatasi Insomnia yang Patut Dicoba

Anda mungkin mengalami gelisah atau sulit tidur di malam hari. Bisa jadi Anda mengalami insomnia. Insomnia adalah gangguan yang menyebabkan seseorang sulit tidur atau tidak cukup tidur meski memiliki waktu untuk tidur.

Tentu saja hal ini sangat mengganggu kualitas istirahat Anda hingga berdampak pada produktivitas. Jika sudah sangat mengganggu Anda tentu saja mencari cara bagaimana cara mengatasi insomnia tersebut.

Cara Mengatasi Insomnia yang Perlu Dicoba

Berikut ini beberapa cara mengatasi insomnia akut yang bisa Anda coba dan berpotensi untuk sembuh. Simak 10 cara di bawah ini.

Mengurangi Konsumsi Alkohol dan Kafein

Salah satu penyebab insomnia adalah seringnya mengonsumsi minuman beralkohol atau yang mengandung kafein seperti teh, kopi, maupun berbagai minuman ringan lainnya. Terlebih lagi konsumsi minuman tersebut pada sore hari atau menjelang tidur hal tersebut akan membuat Anda lebih terjaga dan justru membuat susah tidur. Maka dari itu hindari atau kurangi minum-minuman beralkohol dan berkafein agar kualitas tidur Anda tetap terjaga.

Gaya Hidup Sehat

Coba mulai sekarang Anda terapkan pola hidup sehat seperti mengatur pola makan, mengurangi stres, dan selalu berolahraga rutin setiap hari selama minimal 30 menit. Anda bisa mencoba beberapa olahraga ringan seperti yoga, jogging, jalan kaki, hingga berenang. Hal tersebut juga dapat mengurangi insomnia Anda secara bertahap.

Baca Juga:

8 Manfaat Tidur untuk Kesehatan
Rekomendasi Bahan Sprei yang Bagus untuk Kulit Sensitif

Mengonsumsi Makanan Sehat

Selain mengubah gaya hidup sehat dengan rajin berolahraga setiap hari, jangan lupa untuk mengimbanginya dengan mulai mengonsumsi makan-makanan sehat. Salah satunya dengan menghindari konsumsi kandungan lemak jenuh, mengurangi karbohidrat komplek jelang tidur, dan tentu saja mengurangi alkohol dan kafein. Terlebih lagi hindari untuk mengonsumsi makanan berat jelang tidur hal tersebut karena dapat memperberat kerja sistem pencernaan dan tubuh menjadi sulit untuk istirahat.

Tempat Tidur yang Nyaman

tempat tidur yang nyaman

Setelah mencoba mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, cobalah untuk menciptakan kamar tidur atau tempat tidur senyaman mungkin. Caranya dengan menghindari meletakkan barang elektronik dalam kamar seperti televisi, video game, dan lainnya agar kualitas tidur dan istirahat terjaga. Sejatinya tempat tidur hanya digunakan untuk tidur sehingga jika terdapat beberapa barang tersebut justru akan berpotensi untuk digunakan saat jam waktu tidur sehingga merusak jam tidur Anda.

Selanjutnya atur suhu dan pencahayaan ruangan senyaman mungkin. Pilihlah bantal yang tidak terlalu tinggi sambil menempatkan bantal di antara kedua kaki Anda atau di bawah lutut.

Relaksasi

Sisihkan waktu untuk relaksasi. Anda dapat mencoba relaksasi dengan yoga atau pilates. Beberapa aktivitas tersebut dapat membuat Anda lebih tenang dan memberikan kenyamanan sehingga saat akan tidur pun mudah terlelap. Anda juga dapat melakukan kegiatan lain seperti mandi air hangat, mendengarkan musik, dan membaca buku yang akan menambah ketenangan dan kenyamanan menjelang tidur.

Jangan Merokok Sebelum Tidur

Hindari merokok jelang tidur. Kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan Anda sudah tidur  dan memicu insomnia.

Antisipasi Perubahan Jam Tidur Saat Berpergian dan Bekerja

Saat Anda bepergian ke tempat dengan perbedaan waktu yang jauh karena tuntutan pekerjaan hal tersebut akan mengganggu ritme sirkadian. Apa itu ritme sirkadian? ritme sirkadian merupakan mekanisme alami tubuh yang mengatur jadwal tidur dan bangun, suhu, serta metabolisme dalam tubuh setiap hari. Jika hal tersebut terganggu, Anda akan berpotensi mengalami insomnia. Maka dari itu, atur dan buatlah jadwal kegiatan sehari-hari Anda agar mengurangi sulit tidur atau insomnia yang diderita.

Baca Juga:

Pentingnya Jam Tidur Untuk Perkembangan Anak
10 Cara Mengatasi Insomnia yang Patut Dicoba

Berpikir Positif

Usahakan untuk selalu berpikir positif. Insomnia biasanya diderita oleh orang mudah cemas atau khawatir berlebihan. Maka dari itu berusahalah untuk selalu berpikir positif agar pikiran lebih tenang. Jika sulit, cobalah dengan cara bermeditasi, yoga, olahraga kecil untuk menghindari pikiran negatif yang muncul. Jika belum teratasi, Anda dapat berkonsultasi pada psikiater untuk hal ini.

Atur Waktu Tidur

Salah satu penyebab insomnia terkadang karena kurangnya mengatur jam tidur siang. Jika ingin tidur siang sebaiknya jangan terlalu berlama-lama karena hal tersebut dapat mempengaruhi Anda sulit tidur saat malam hari. Maka dari itu aturlah pola tidur Anda sebaik mungkin.

Mengonsumsi Obat Resep Dokter

Cara terakhir jika insomnia sulit disembuhkan dengan beberapa cara di atas, Anda dapat mencoba untuk berkonsultasi dengan dokter. Obat-obatan tersebut sebaiknya hanya digunakan sesekali dan sesuai dengan anjuran dokter. Anda juga harus berhati-hati terhadap efek samping obat insomnia yaitu seperti sulit konsentrasi, sakit kepala kecanduan hingga perubahan mood. Terdapat beberapa obat-obatan insomnia seperti berikut ini Eszopiclone (Lunesta), Ramelteon (Rozerem), Zaleplon (Sonata), Zolpidem (Ambien Edluar, Intermezzo, Zolpmist)

Apa Penyebab Insomnia?

Seperti pada ulasan cara mencegah insomnia, beberapa seseorang mengalami insomnia karena

  • Gaya hidup yang kurang sehat
  • Seringnya mengonsumsi alkohol atau minuman berkafein
    Perubahan jadwal aktivitas
  • Stress
  • Depresi/gangguan kecemasan
  • Efek samping obat-obatan
  • Kondisi medis tertentu
  • Hingga faktor usia
  • Kebiasaan buruk sebelum tidur seperti mengonsumsi kafein, karbohidrat komplek, menonton televisi, dan menggunakan smartphone
  • Faktor lingkungan seperti kurangnya mengatur suhu dan pencahayaan ruangan sehingga membuat ruangan tidur menjadi kurang nyaman dan susah tidur

Baca Juga:

Jenis-Jenis Insomnia

Insomnia ternyata memiliki dua jenis yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder. Jenis insomnia ini ternyata diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya,.

Insomnia primer

Salah satu penyebab insomnia primer adalah berbagai hal yang memicu stres seperti terlalu memikirkan pekerjaan, kondisi keuangan, hingga kesehatan. Stres pun dapat dipicu oleh berbagai hal dan setiap individu akan selalu berbeda. Kebiasaan buruk juga dapat memicu insomnia sekunder seperti mengonsumsi makanan terlalu banyak jelang tidur.

Insomnia Sekunder

Insomnia sekunder disebabkan karena beberapa hal seperti kondisi medis tertentu. Contohnya gangguan psikologis seperti kecemasan, bipolar, dan depresi. Kondisi yang membuat ketidaknyamanan seperti rasa nyeri salah satunya gangguan berkemih, gangguan otot atau sendi hingga gangguan hormon.

Dalam ulasan di atas menjelaskan mengatasi insomnia juga dapat dilakukan dengan membuat tempat tidur atau ruangan tidur menjadi lebih nyaman seperti mengatur suhu, cahaya, dan suara ruangan lebih stabil agar lebih nyaman dalam beristirahat.

Tak hanya itu, Anda juga dapat lebih rileks dan nyaman dengan mengutamakan tempat tidur Anda lebih nyaman dengan bed cover yang halus, lembut, dan adem. Kenyamanan tersebut tentu saja membuat mood Anda membaik, tidur menjadi aman dan lebih tenang.

Bed cover dengan kualitas terbaik dapat kamu temukan di Sleep Buddy. Kami memiliki berbagai jenis bed cover yang sudah dibuat khusus untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Selain itu berbagai motif yang dapat menyesuaikan dekorasi ruangan tidur Anda semakin cantik mampu mengurangi stress. Sleep Buddy dapat Anda dapatkan di berbagai marketplace di Indonesia. Segera konsultasikan bed cover favorit Anda sekarang juga dan dapatkan harga terbaik dan diskon menarik dari Sleep Buddy.

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Sofi, I love writing about lifestyle, entertainment, and healthy life.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.