Cara Menerapkan Pola Tidur Bifasik untuk Istirahat Maksimal

Cara Menerapkan Pola Tidur Bifasik untuk Istirahat Maksimal

Sering mengantuk saat siang hari dan terjaga pada malam hari? Hati-hati, bisa jadi ada yang salah pada pola tidur Anda. Untuk mengatasinya, coba terapkan pola tidur bifasik, yuk!

Waktu tidur ideal yang diperlukan untuk mendapatkan istirahat maksimal memang berbeda-beda, tergantung kondisi dan usia. Namun, waktu tidur yang paling ideal untuk orang dewasa adalah sekitar 7-8 jam tiap malamnya.

Sayangnya, seringkali kita tidak bisa mendapatkan jam tidur yang berkualitas karena berbagai masalah. Contohnya adalah mengalami gangguan tidur yang membuat terjaga sepanjang malam dan justru baru bisa memejamkan mata pada pagi hari.

Padahal, faktanya ada berbagai bahaya tidur pagi untuk kesehatan. Di antaranya adalah menurunkan performa, hingga menyebabkan rasa kantuk saat siang hari.

Jika Anda mengalami hal ini, maka kemungkinan besar pola tidur Anda telah menjadi berantakan dan kurang teratur. Maka dari itu, cobalah untuk membagi waktu tidur dengan pola tidur bifasik.

Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini!

Definisi Pola Tidur Bifasik

Tidur bifasik adalah pola tidur dua kali dalam satu hari, yaitu pada malam dan siang. Pola tidur ini mengharuskan Anda untuk dapat membagi waktu tidur ideal.

Dengan pola tidur ini, Anda akan lebih berenergi pada siang hari, serta mendapatkan istirahat maksimal saat malam. Tak hanya itu, pola tidur ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur, karena membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak dan lelap.

Bagaimana Cara Menerapkan Pola Tidur Bifasik?

Sebenarnya, tidak ada patokan khusus mengenai pembagian waktu tidur bifasik. Hanya saja, Anda harus memperhatikan kondisi serta aktivitas harian. Setelah itu, Anda bisa mempertimbangkan pembagian waktu tidur mana yang paling ideal.

Biasanya, pola tidur ini terbagi menjadi 5-6 jam tidur malam dan tidur siang selama 20-30 menit per harinya. Selain itu, ada juga yang membagi pola tidur bifasik menjadi 5 jam tidur malam dan 1-1,5 jam tidur siang.

Namun, tak hanya tidur malam dan siang, bifasik juga bisa Anda bagi menjadi tidur “shift” selama 6-8 jam. Misalnya, Anda tidur mulai pukul 7-9 malam, kemudian lanjut tidur dari pukul 12-6 pagi.

Pola tidur yang terakhir ini kerap dianggap paling ideal, terutama bagi pekerja kantoran.

Baca Juga :

 

Manfaat Tidur Bifasik

manfaat tidur bifasik

Seperti penjelasan sebelumnya, tidur bifasik memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sebab, pada dasarnya pola tidur ini sama seperti mendapatkan waktu tidur ideal selama 7-8 jam tiap malamnya.

Nah, berikut adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan:

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Tidur

Manfaat yang pertama tentu saja membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan tidur yang berkurang. Karena seperti penjelasan di atas, tidur bifasik sama saja dengan tidur ideal 7-8 jam tiap malam.

Dengan menerapkannya secara rutin, Anda akana mendapatkan banyak manfaat tidur untuk kesehatan atau pu kecantikan. Selain itu, Anda juga akan terhindar dari risiko penyakit akibat kurang tidur lainnya.

2. Membantu Mengurangi Tingkat Stres

Tidur bifasik dapat membantu Anda menghilangkan stres dan merilekskan pikiran apabila menerapkannya secara teratur.

Sejatinya, tidur bifasik selama 20-3 menit saat siang hari akan memberikan manfaat seperti power nap. Namun, pastikan Anda menerapkan tips tidur siang maksimal supaya manfaatnya lebih optimal.

Misalnya, tidur pada saat senggang atau jam istirahat kerja, serta menciptakan suasana yang menenangkan dengan mendengarkan musik atau menambahkan benda-benda untuk relaksasi di ruang kerja Anda.

3. Memulihkan Energi

Tidur yang cukup tentunya dapat memulihkan energi Anda. Inilah kenapa, biasanya seseorang akan cenderung merasa lebih bersemangat setelah tidur siang.

Akan tetapi, perhatikan aturan tidur siang yang ideal. Ingat untuk tidur siang sewajarnya dan tidak terlalu lama. Pasalnya, tidur terlalu lama juga akan memberikan berbagai dampak buruk untuk kesehatan.

Bukan hanya itu saja, tidur bifasik tidak akan optimal jika waktu tidur siang Anda melebihi batas. Malah, Anda bisa berisiko mengalami sulit tidur (insomnia) saat malam hari.

Baca Juga :

 

4. Membantu Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Pola tidur bifasik membuat orang lebih produktif. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya konsentrasi dan daya ingat, sehingga performa pun juga akan meningkat.

Menurut sebuah penelitian, tidur bifasik mampu membantu pekerja memperbaiki fungsi kognitif. Sehingga, mayoritas pekerjaan akan lebih cepat terselesaikan apabila pekerja menerapkan pola tidur ini.

5. Menjaga Kadar Gula dalam Darah

tidur bifasik menjaga kadar gula dalam darah

Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang menerapka tidur bifasik terbukti memiliki kadar gula yang jauh lebih stabil. Oleh karenanya, pola tidur ini juga dinilai cocok untuk penderita diabetes.

6. Dapat Meningkatkan Mood

Sudah bukan menjadi rahasia lagi apabila kurang tidur dapat membuat mood seseorang menjadi anjlok. Tak cuma itu saja, mood yang buruk pun akan memberikan pengaruh signifikan pada performa dan kreativitas.

Jika Anda mengalami hal ini, maka solusi yang paling tepat adalah meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat. Maka, tidur bifasik pun perlu Anda terapkan. Dengan mendapatkan asupan tidur yang cukup melalui bifasik, mood pun akan meningkat.

7. Membantu Mencegah Gangguan Tidur

Gangguan tidur seperti insomnia, hipersomnia, sleep paralysis, hingga sleep apnea sebenarnya bisa dicegah apabila mendapatkan waktu tidur yang ideal. Inilah mengapa Anda perlu menerapkan tidur bifasik.

Kesimpulan

Tidur bifasik terbukti memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Kendati demikian, perlu Anda ingat bahwa menerapkan pola tidur ini saja tidak cukup.

Anda bisa melakukan sejumlah hal yang mendukung terpenuhinya waktu tidur ideal Anda setiap harinya. Misalnya, dengan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal, hingga memperhatikan penggunaan perlengkapan tidur Anda.

Pasalnya, perlengkapan tidur memiliki pengaruh yang sangat besar untuk mendukung kenyamanan istirahat Anda. Tak terkecuali sprei dan bedcover.

Maka, Anda harus memilih sprei dengan hati-hati sebelum membelinya. Pilihlah merk sprei yang bagus yang terbuat dari bahan terbaik. Carilah bahan sprei yang dingin dan lembut untuk meningkatkan kenyamanan Anda.

Upayakan juga untuk mencari bahan sprei dan bedcover anti alergi bagi Anda yang mempunyai riwayat alergi kulit, alergi debu, rhinitis alergi, atau memiliki ciri kulit sensitif.

Anda bisa mendapatkan sprei dan bedcover terbaik dengan bahan berkualitas yang anti-allergic dari Sleep Buddy. Selain terbuat dari bahan unggulan, harga bedcover dan sprei Sleep Buddy juga bisa Anda sesuaikan dengan budget yang Anda miliki.

Ada berbagai model bedcover dan sprei dengan ukuran bervariasi yang bisa Anda pilih. Caranya, Anda cukup mengunjungi marketplace Sleep Buddy atau toko bedcover terdekat.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.