Begini Cara Mudah Menentukan Bentuk Tubuh : Apel, Pir, hingga Jam Pasir

Begini Cara Mudah Menentukan Bentuk Tubuh : Apel, Pir, hingga Jam Pasir

Semua orang tentunya memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda. Ada berbagai macam bentuk tubuh yang dikelompokkan ke dalam beberapa jenis. Misalnya jam pasir, persegi, segitiga, apel, hingga pir. Namun, terkadang masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara menentukan bentuk tubuh masing-masing.

Apakah Anda juga termasuk salah satunya?

Padahal, bentuk tubuh ini menjadi patokan untuk menentukan gaya berbusana yang sesuai. Sehingga Anda tidak bisa asal mengikuti tren fashion. Sebab, jika gaya busana tidak sesuai dengan bentuk tubuh, maka tentunya hal tersebut akan mengganggu penampilan, bukan?

Tak hanya itu saja. Bentuk tubuh juga biasanya berpengaruh pada pola diet yang harus dijalankan. Sebab, masing-masing bentuk tubuh memiliki risiko penyakit masing-masing apabila mengalami kenaikan berat badan.

Nah, bagi Anda yang belum mengetahui tipe bentuk tubuh apa yang Anda miliki, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Cara Menentukan Bentuk Tubuh

Jika Anda masih kebingungan menentukan tipe bentuk tubuh Anda, maka cobalah lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Berdiri tegak di depan cermin. Kemudian mundur beberapa langkah dari cermin dan amati keseluruhan bentuk tubuh.
  • Usahakan melakukan ini saat telanjang atau menggunakan pakaian ketat. Sebab memakai pakaian yang longgar bisa menutupi bentuk tubuh asli.
  • Fokus pada bentuk torso badan Anda. Bentuk torso adalah yang Anda lihat dari sepanjang tulang rusuk sampai turun ke pinggang.
  • Perhatikan dengan seksama, sebab inilah yang akan menentukan bentuk tubuh secara keseluruhan.

 
Jika Anda masih kesulitan menentukan apa bentuk tubuh yang Anda miliki, maka Anda bisa menggunakan pita pengukur. Kemudian ukurlah bagian dada, pinggul, dan pinggang Anda.

Setelah mengetahui bentuk torso dan ukuran tubuh, Anda bisa mengetahui tipe bentuk tubuh Anda. Berikut ini adalah macam-macam bentuk tubuh yang harus Anda ketahui:

Baca Juga :

 

1. Bentuk Tubuh Apel

Tipe bentuk tubuh ini cenderung akan terlihat bulat dari atas bokong hingga dada. Akan tetapi, bagian kaki cenderung lebih kurus. Biasanya, lekukan pinggang kurang terlihat atau bahkan tidak terlihat pada bentuk tubuh apel.

Hal ini karena pinggang cenderung lurus hampir sejajar dengan lebar pinggul. Sedangkan ukuran lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul biasanya memiliki ukuran yang hampir sama

Orang yang memiliki bentuk tubuh apel cenderung memiliki bagian atas tubuh (dada, lengan, perut) yang tebal berisi. Sementara bagian bawah seperti bokong dan kaki cenderung kecil.

Bentuk tubuh apel rentan mengalami penumpukan lemak di bagian tengah tubuh. Hal ini dapat meningkatkan risiko  penyakit berbahaya. Misalnya diabetes, penyakit jantung, hingga stroke. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menjaga pola makan dan menjalani gaya hidup sehat dan aktif untuk menghindari risiko ini.

2. Bentuk Tubuh Pir

menentukan bentuk tubuh

Biasanya, bentuk tubuh pir ditandai dengan ukuran pinggang yang kecil dan pinggul yang lebar. Selain itu, lingkar pinggul lebih lebar dari lingkar dada, bahkan lingkar bahu. Kendati terlihat ramping pada bagian dada dan lengan, namun bagian paha dan bokong biasanya terlihat bulat dan padat.

Biasanya, setiap berat badan bertambah, bagian bawah tubuh akan terlihat lebih gemuk. Orang yang memiliki bentuk pir juga cenderung memiliki kaki yang pendek atau berotot.

Di sisi lain, orang yang mempunyai bentuk tubuh pir berisiko tinggi terkena berbagai jenis penyakit jika tidak  mengontrol berat badannya. Contohnya adalah lemak yang tersimpan di paha dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik. Untuk mengatasinya, maka Anda perlu melakukan olahraga rutin, termasuk olahraga ringan sebelum tidur.

3. Bentuk Tubuh Persegi Panjang

Umumnya, orang dengan bentuk tubuh ini memiliki ukuran lingkar pinggul yang sama dengan lingkar dada. Selain itu, bentuk tubuh persegi panjang juga memiliki lebar bahu yang sama dengan pinggul. Orang dengan bentuk tubuh persegi panjang bisa menggunakan pakaian model off shoulders.

Biasanya, orang yang memiliki postur tubuh persegi panjang cenderung memiliki badan kurus. Hal tersebut membuat orang dengan bentuk tubuh persegi panjang berisiko mengalami masalah menstruasi, malnutrisi, sampai kecenderungan sulit mengatasi stres, gejala kecemasan, dan depresi.

4. Bentuk Tubuh Jam Pasir

Ciri bentuk tubuh jam pasir adalah ukuran pinggul dan dada yang sama. Namun, biasanya ukuran pinggang lebih kecil dan bahu terlihat agak bulat.

Umumnya, bentuk tubuh jam pasir dibagi menjadi dua, yaitu atas dan bawah. Jam pasir atas ukuran dada lebih besar daripada lingkar pinggul. Sementara sebaliknya, jam pasir bawah, ukuran pinggul lebih besar dari lingkar dada

Orang yang memiliki bentuk tubuh jam pasir cenderung sulit mengetahui penumpukan lemak saat kenaikan berat badan. Hal ini membuat orang dengan bentuk tubuh jam pasir memiliki risiko penyakit kronis seperti jantung.

Berolahraga dan meningkatkan kualitas tidur menjadi solusi terbaik untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak dan risiko penyakit tersebut. Sebab, kebutuhan tidur dan waktu tidur ideal yang tidak terpenuhi dengan maksimal juga bisa menjadi salah satu penyebab kenaikan berat.

5. Bentuk Tubuh Segitiga Terbalik

Orang dengan bentuk tubuh tipe segitiga memiliki bahu yang lebar tetapi pinggul yang kecil. Selain itu, Anda yang memiliki bentuk tubuh segitiga terbalik biasanya juga memiliki ukuran payudara yang lebih besar.

Biasanya, kenaikan berat badan berlebih pada bentuk tubuh ini bisa memicu risiko kanker payudara. Anda perlu olahraga yang membentuk tubuh bagian bawah, seperti squat. Selain itu, usahakan untuk rutin mengonsumsi makanan diet sehat dan minuman diet, serta lebih aktif secara fisik.

Baca Juga :

 

Cara Menentukan Bentuk Tubuh Berdasarkan Somatotypes

bentuk tubuh somatotypes

Konsep somatotypes dapat membantu Anda membentuk tubuh agar lebih sehat. Dalam konsep somatotypes, bentuk tubuh manusia terbagi menjadi 3 kelompok, yakni ectomorph, mesomorph, endomorph. Berikut adalah penjelasannya masing-masing:

Bentuk Tubuh Ectomorph

Tipe ectomorph memiliki karakteristik tinggi dan ramping dengan sedikit lemak dan otot. Biasanya, orang dengan tipe ini memiliki kesulitan dalam menambah berat badan. Umumnya, orang yang memiliki bentuk tubuh ectomorph biasanya seorang model dan penari balet.

Bentuk Tubuh Endomorph

Endomorph merupakan kebalikan dari ectomorph. Orang dengan bentuk tubuh ini cenderung memiliki banyak lemak, otot, dan mudah mengalami kenaikan berat badan. Ciri lain dari bentuk tubuh ini adalah memiliki bahu yang kecil, tulang besar, dan tubuh lebih pendek.

Biasanya, orang yang memiliki tipe tubuh endomorph adalah gelandang sepak bola.

Bentuk Tubuh Mesomorph

Berbeda dari ectomorph dan endomorph, bentuk tubuh mesomorph cenderung atletis dan kuat. Orang dengan bentuk tubuh ini cenderung memiliki bahu berukuran lebar, tubuh tegap, pinggul ramping, dan sedikit lemak.

Biasanya, orang dengan bentuk tubuh mesomorph memiliki berat badan yang ideal. Yakni tidak kelebihan berat badan tetapi tidak kekurangan berat badan. Bahkan, orang dengan bentuk tubuh ini bisa makan apa saja yang mereka inginkan tanpa khawatir mengalami kenaikan berat badan.

Orang yang memiliki bentuk tubuh tipe mesomorph adalah atlet lari jarak pendek.

Demikian adalah ulasan mengenai cara menentukan bentuk tubuh. Bagi Anda yang belum mengetahui apa bentuk tubuh yang Anda miliki, maka Anda bisa menerapkan langkah-langkah di atas. Sebab, bentuk tubuh akan sangat berpengaruh dalam menentukan bagaimana cara Anda memilih gaya busana yang tepat, serta pola diet yang sesuai demi menjaga kesehatan.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.