Cara Cuci Sprei yang Benar Agar Warna Tidak Pudar

Cara Cuci Sprei yang Benar Agar Warna Tidak Pudar

Warna sprei cepat pudar padahal baru beberapa kali dicuci? Mungkin Anda harus memperhatikan cara mencuci sprei yang benar!

Sprei tentunya menjadi salah satu benda yang tidak dapat terpisah dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, sprei menjadi item yang sangat penting untuk menunjang kenyamanan tidur kita.

Selain motif yang menarik dan bahan yang nyaman, hal penting yang harus kita perhatikan adalah cara mencuci sprei agar warnanya tidak pudar. Untuk itu, kita perlu tahu teknik mencuci sprei yang benar agar warnanya tetap cerah dan cantik.

Lalu, bagaimana caranya mencuci sprei dengan benar agar warnanya tidak pudar? Yuk, simak tipsnya berikut ini :

1. Pisahkan Sprei Berwarna dengan yang Putih

Hal pertama yang wajib Anda perhatikan sebelum mencuci sprei adalah memisahkan sprei putih dengan yang berwarna. Ini bertujuan agar kita terhindar dari kemungkinan sprei yang luntur dan menodai sprei berwarna putih. Selain itu, dengan teknik pemisahan seperti ini hasil cucian pun akan menjadi semakin bersih.

2. Pisahkan Sprei dengan Baju Saat Mencuci

Apakah Anda sering mencuci sprei bersamaan dengan pakaian kotor? Jika iya, mulailah untuk memisahkannya saat mencuci.

Hal ini karena saat cucian sprei bercampur dengan cucian lain, ada kemungkinan serat katun panjang dari sprei akan berinteraksi dengan bulu-bulu halus dari bahan-bahan lainnya. Hal ini beresiko memunculkan serat butir berbentuk bola-bola kecil yang menganggu pada permukaan sprei atau bed cover.

Serat butir ini bisa berpotensi mengurangi kenyamanan tidur Anda. Bahkan serat butir ini juga bisa memicu rasa gatal atau alergi untuk Anda yang memiliki kulit sensitif.

3. Perhatikan Cara Merendam Sprei

Selain teknik pemisahan sprei, perhatikan pula cara Anda merendamnya.

Jangan merendam sprei terlalu lama. Karena merendam sprei terlalu lama akan membuat warna sprei jadi cepat luntur dan kusam. Selain itu, terlalu lama merendam juga bisa merusak lapisan yang lembut dari sprei atau bed cover.

Waktu yang disarankan untuk merendam sprei adalah 30 hingga 45 menit. Jika Anda mencuci secara manual, jangan lupa pasang timer sebagai pengingat. Jika Anda mencuci menggunakan mesin cuci, pastikan Anda menyetting waktu dengan tepat.

Baca Juga :

 

4. Rendam Sprei Berwarna dengan Air Dingin Sebelum Dicuci

Tips yang satu ini harus Anda terapkan sebelum mencuci sprei berwarna.

Pastikan Anda merendam sprei berwarna dengan air dingin terlebih dahulu untuk menjaga kualitas warnanya agar tetap cerah. Suhu air akan sangat mempengaruhi proses menghilangkan noda pada sprei.

Tips ini juga bisa membantu mengurangi beban mesin cuci atau tangan saat membersihkan noda dari sprei

5. Gunakan Detergen yang Tepat

rendam sprei

Pemilihan detergen juga sangat berpengaruh pada kebersihan sprei yang kita cuci. Saat ini ada banyak ragam detergen yang bisa kita beli di pasaran. Pastikan Anda memilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika Anda ingin sprei terasa lembut, Anda bisa menggunakan detergen yang mengandung pelembut. Tetapi jika Anda ingin busa yang dihasilkan minim untuk mengurangi limbah saat proses mencuci, Anda bisa memakai detergen organik.

Selain itu, perhatikan pula takaran detergen sebelum mencuci. Pastikan jangan terlalu banyak karena beberapa produk detergen mengandung bahan yang bisa merusak serat kain.

6. Proses Pencucian

Setelah memisahkan sprei dengan jenis pakaian lain dan merendamnya dengan benar, ada 2 cara mencuci yang perlu Anda tahu :

a. Mencuci Dengan Mesin Cuci

Hal yang harus Anda perhatikan dalam menggunakan mesin cuci adalah pastikan detergen yang Anda gunakan dalam keadaan terurai sebelum dimasukkan ke peralatan cuci Anda.

Karena jika Anda menuangkan detergen langsung ke kain, kemungkinan akan menimbulkan bekas pada kain. Lebih baik Anda menggunakan detergen khusus mesin cuci yang relatif lebih lembut.

Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan adalah gunakan putaran normal atau sedang saat mencuci. Usahakan agar tidak menggunakan putaran yang terlalu kencang supaya tidak merusak serat kain.

b. Mencuci Dengan Tangan

Meskipun lebih melelahkan, namun mencuci sprei dengan tangan punya kelebihannya sendiri daripada menggunakan mesin cuci. Saat mencuci manual, kita bisa lebih mengontrol proses pencucian agar tetap aman dan tidak merusak sprei.

Namun hal yang perlu Anda catat adalah jangan pernah menggunakan sikat. Penggunaan sikat akan benar-benar merusak serat kain sprei. Cukup kucek perlahan saja dan usahakan jangan terlalu kuat saat memerasnya. Karena memeras terlalu kuat bisa membuat sprei mudah kusut.

7. Lakukan Minimal 2 Kali Pembilasan

Apakah Anda sering membilas sprei hanya sekali setelah mencuci?

Ingat, jangan merasa cukup hanya dengan membilas sprei sekali saja. Lakukan pembilasan minimal 2 kali untuk memastikan sprei benar-benar bersih dari detergen.

Karena sisa detergen yang masih menempel pada serat kain berpotensi membuat kulit iritasi saat Anda menggunakan sprei tersebut.

8. Segera Keringkan Setelah Dicuci dan Dibilas

Keringkan sprei dengan cara diperas setelah dicuci dan dibilas. Namun ingat, jangan memeras sprei terlalu kuat. Selain itu, cara menjemur sprei juga perlu Anda perhatikan agar warnanya tidak pudar dan lebih tahan lama :

  • Jangan menjemur sprei di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar ultraviolet dari matahari bisa membuat warna sprei menjadi kusam.
  • Jemur sprei dengan posisi terbalik, untuk menjaga agar warna sprei pada bagian luar tidak cepat pudar.
  • Pastikan menjemur sprei di udara terbuka agar wangi spreimu tetap segar. Kondisi ruangan yang lembab dan tidak berangin akan membuat sprei menjadi bau apek.

9. Langsung Setrika Sprei Setelah Kering

setrika sprei

Setelah sprei kering, sebaiknya Anda langsung menyetrikanya agar sprei tidak mudah kusut.

Gunakan panas yang sedang ketika menyetrika agar tidak merusak serat kain. Jangan lupa untuk menyetrika bagian belakangnya juga. Anda juga bisa menambahkan pewangi agar sprei menjadi wangi dan menghilangkan bau detergen yang tersisa.

Itulah beberapa teknik mencuci sprei yang benar agar warnanya tidak pudar. Pastikan Anda menerapkan tips tersebut agar sprei Anda tetap cantik dan tahan lama.

Selain teliti saat mencucinya, jangan sampai lupa untuk rutin mengganti sprei tiap seminggu sekali. Anda juga bisa menyimpan sprei menggunakan teknik KonMari agar sprei tetap rapi dan mudah dibersihkan.

Hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan adalah pemilihan sprei yang tepat. Saat membeli sprei, pilihlah sprei yang terbuat dari bahan yang nyaman dan berkualitas.

Anda bisa mendapatkannya dari koleksi Sleep Buddy. Dengan Sleep Buddy, Anda akan memperoleh sprei dengan bahan terbaik, desain menarik, dan tentunya memiliki kualitas tinggi.

Sleep Buddy dengan bahan organic cotton atau yang sering disebut sebagai sutra tencel adalah bahan dengan komposisi 100% katun organik dari serat bambu. Selain bahan yang halus, lembut dan dingin, Sleep Buddy juga anti allergic, sehingga sangat aman digunakan oleh semua usia.

Anda bisa mendapatkan produk Sleep Buddy melalui marketplace kesayangan Anda. Mulai dari Tokopedia, Shopee, Blibli, atau Sleep Buddy store. Kunjungi juga akun Instagram kami untuk mendapatkan info terbaru seputar Sleep Buddy.

Baca Juga :

 

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.