Waspada, Inilah Bahaya Malas Mencuci Handuk

Waspada, Inilah Bahaya Malas Mencuci Handuk

Kapan terakhir kali Anda mencuci handuk?

Handuk menjadi salah satu item yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari selain sprei dan bed cover. Hal ini karena handuk selalu digunakan untuk membersihkan dan mengeringkan diri selepas mandi. Namun, mayoritas orang sering lalai menjaga kebersihan handuk, bahkan terkadang malas menggantinya.

Padahal, meski terkesan sepele, mencuci handuk secara rutin adalah hal yang penting. Pasalnya, handuk yang  tidak dicuci dengan benar dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis penyakit.

Tanpa kita sadari, handuk yang kotor bisa menjadi tempat berkembangnya kuman jika tidak rutin menggantinya.  Terlebih, jika handuk dalam kondisi lembap. Untuk itu, mulai sekarang gantilah handuk Anda secara rutin agar terhindar dari bahaya yang bisa mengancam kesehatan.

Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Akibat Malas Mencuci Handuk

Mungkin banyak di antara kita yang sering mengabaikan kebersihan handuk yang digunakan sehari-hari. Bahkan, tak sedikit pula yang jarang menggantinya.

Daripada mencuci handuk, mayoritas orang lebih suka mengeringkannya saja setelah memakainya agar tidak lembap. Padahal, kuman yang menempel di handuk tidak akan hilang begitu saja hanya karena Anda menjemurnya.

Handuk mandi bisa menyimpan bakteri dan kuman di dalamnya. Kalau dibiarkan lama-lama, hal ini bisa mengancam kesehatan anggota keluarga. Berikut adalah beberapa bahaya yang muncul apabila jarang mencuci dan mengganti handuk :

1. Risiko terjadinya infeksi dan alergi

Menggosok atau mengelap tubuh dengan menggunakan handuk yang kotor bisa menyebabkan infeksi dan reaksi alergi pada kulit. Apalagi kalau Anda menyekanya terlau keras dan membuat kulit terluka.

Hal ini bisa memicu bakteri yang menempel pada handuk masuk ke dalam kulit dan meningkatkan risiko infeksi serta alergi. Meski demikian, terkena penyakit akibat pemakaian handuk yang kotor kasusnya sangat jarangnya.

Menurut spesialis penyakit menular Aaron Glatt, juru bicara Infectious Disease Society of America, kuman dari tubuh Anda sendiri tak akan membuat Anda sakit, tetapi lebih pada meningkatkan risiko tertular penyakit saat Anda saling meminjam handuk dengan orang lain.

Baca Juga :

 

2. Timbulnya jerawat

timbulnya jerawat

Jika Anda memiliki tipe kulit wajah yang cenderung berjerawat (acne-prone), Anda sebaiknya mencuci handuk setelah menggunakannya.

Karena saat Anda menggosok kulit dengan handuk kotor, khususnya pada kulit dengan pustula (gelembung yang berisi nanah) yang terbuka, bakteri bisa masuk ke dalam tubuh dan memunculkan jerawat baik di wajah, punggung, atau bagian tubuh mana pun.

3. Memicu penyakita MRSA

Kebiasaan jarang mencuci handuk juga bisa memicu penyakit MRSA atau Methicilin Resistant Staphylococcus Aureus.

MRSA merupakan kondisi penyakit infeksi pada kulit yang sangat berbahaya.  Parahnya lagi, infeksi MRSA ini bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius pada aliran darah, sendi, paru-paru, tulang hingga jantung.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencuci Handuk?

Berapa lama Anda biasanya mencuci handuk? Seminggu sekali atau bahkan sebulan sekali?

Handuk menggunakan bahan yang sangat mudah menyerap air, sehingga sering lembap. Handuk yang lembap bisa menjadi tempat yang baik bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak.

Pada kulit normal, sebagian kuman tidak dapat masuk dengan mudah ke dalam tubuh melalui handuk. Namun, jika terdapat luka atau gangguan pada kulit, terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, infeksi pun dapat lebih mudah terjadi.

Itulah sebabnya menjaga kebersihan handuk mandi sangat penting untuk Anda lakukan. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk mencuci dan mengganti handuk?

Hal ini tergantung pada lamanya pemakaian handuk. Biasanya, pemakaiannya berbeda-beda, tergantung penggunaan handuk tersebut. Berikut ini penjelasannya :

Handuk mandi

handuk mandi

Untuk handuk mandi yang Anda gunakan sendiri, sebaiknya ganti setiap 3 hari atau 2 kali seminggu. Setiap kali selesai menggunakannya, segeralah menjemurnya hingga kering.

Ingat, hindari menggunakan handuk mandi bergantian dengan anggota keluarga lain, meski hanya digunakan di area wajah. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko perpindahan kuman.

Baca Juga :

 

Handuk olahraga

Aturan mengganti handuk olahraga berbeda dengan handuk yang Anda gunakan untuk mandi. Segera ganti handuk olahraga setiap kali Anda selesai menggunakannya.

Begitu juga dengan handuk yang Anda gunakan ketika sakit, handuk mandi yang dipakai tamu di rumah, atau handuk yang sudah terjatuh di lantai. Jangan digunakan kembali dan harus segera dicuci.

Tips Mencuci Handuk yang Benar

Handuk yang terlihat bersih belum tentu bebas kuman. Memang, penggunaan handuk adalah untuk mengeringkan tubuh yang sudah bersih. Jadi handuk sering dianggap tidak kotor.

Namun, menurut Philip Tierno, profesor klinis patologi dan mikrobiologi dari NYU School of Medicine, setelah mandi tak semua bakteri tersapu bersih. Beberapa masih tertinggal di tubuh. Nah, saat mengeringkan tubuh dengan handuk, bakteri di tubuh bisa berpindah ke handuk dan mulai berkembang biak.

Untuk mengatasinya Anda bisa mencuci  atau mengganti handuk secara berkala untuk membatasi penyebaran kuman. Berikut ini adalah beberapa tips mencuci handuk yang dapat Anda lakukan :

  • Cuci handuk dengan suhu tinggi dan menggunakan produk detergen pencerah pakaian yang aman.
  • Untuk handuk yang Anda gunakan saat olahraga atau sakit , cucilah menggunakan air dengan suhu di atas 60o Celcius dan menggunakan detergen bubuk serta bahan pemutih.
  • Hindari mencampur handuk dengan pakaian lain saat proses pencucian.
  • Jangan meninggalkan cucian atau handuk mandi  terlalu lama di mesin cuci, karena dapat menyebabkan berkembangnya kuman.
  • Selesai mencuci handuk, jemur di tempat yang kering atau terkena sinar matahari langsung agar kuman dapat hilang.
  • Bersihkan permukaan handuk atau pakaian dari debu atau kotoran halus yang mungkin menempel saat proses penjemuran.

 

Kesimpulan

Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci dan mengganti handuk mandi secara rutin. Untuk mencegah penularan penyakit, penting untuk selalu menjaga kebersihan diri Anda, termasuk dari benda yang Anda gunakan sehari-hari.

Selain handuk, item lain yang juga perlu Anda perhatikan kebersihannya adalah sprei dan bed cover. Hal ini karena kedua peralatan tidur tersebut menjadi benda yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Maka dari itu, upayakan untuk mencuci sprei dan bed cover secara teratur. Gunakan teknik yang tepat agar warna sprei dan bed cover tidak pudar saat pencucian.

Sementara itu, sprei dan bed cover terbaik dan berkualitas bisa Anda dapatkan dari koleksi Sleep Buddy. Ada banyak pilihan dengan berbagai motif dan ukuran yang bisa Anda sesuaikan dengan selera serta kebutuhan.

Anda juga dapat mengunjungi marketplace Sleep Buddy di Tokopedia, Shopee, Lazada, atau Blibli. Kunjungi juga akun Instagram kami untuk mendapatkan info terbaru seputar Sleep Buddy.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *