5 Cara Mengatasi Insecure yang Harus Anda Coba!

5 Cara Mengatasi Insecure yang Harus Anda Coba!

Merasa insecure memang menjadi salah satu hal yang wajar. Bahkan, mayoritas orang di seluruh dunia pernah merasakan hal ini. Namun, apabila Anda membiarkan kondisi ini berlarut-larut, dampaknya pun akan sangat buruk untuk kesehatan mental. Oleh sebab itu, mengatasi insecure sejak dini menjadi langkah terbaik agar kondisi psikologis Anda tidak terganggu.

Pada dasarnya, insecure sendiri merupakan istilah yang umum untuk menggambarkan bagaimana seseorang merasa tidak aman. Artinya, perasaan insecure membuat orang merasa gelisah, takut, kurang percaya diri, malu, atau bahkan kehilangan self esteem saat menghadapi suatu situasi tertentu.

Ada banyak hal yang bisa memicu munculnya kondisi ini. Baik itu secara internal (dari dalam diri sendiri) maupun eksternal.

Bagi Anda yang merasa mengalami kondisi ini, sebaiknya segera lakukan langkah antisipasi sebelum perasaan insecure tersebut berefek pada kondisi mental Anda secara keseluruhan. Sebab, insecure yang berkepanjangan dan tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan Anda kehilangan rasa cinta terhadap diri sendiri (self love), atau bahkan menarik diri dari pergaulan dan lingkungan sosial.

Lantas, bagaimana cara mengatasi insecure? Yuk, simak selengkapnya melalui ulasan berikut ini!

Cara Mengatasi Insecure

Sebagaimana kita ketahui, insecure merupakan perasaan mengganjal yang membuat seseorang merasa tidak aman, kurang percaya diri, hingga kehilangan self esteem maupun self worth. Hal ini tentunya akan membuat orang tersebut tidak mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya secara maksimal.

Bukan hanya itu saja. Insecure yang berlebihan juga akan membuat seseorang memiliki kecenderungan untuk merendahkan diri (self deprecation), hingga meremehkan diri dan meragukan validasi atas perasaannya sendiri (self gaslighting).

Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa penanganan yang benar, maka bukan hal mustahil apabila risiko stres, depresi, gangguan kecemasan, atau gangguan mental lainnya bisa meningkat.

Dalam hubungan sosial, rasa insecure yang berlarut-larut pun akan memengaruhi hubungan seseorang dengan orang lainnya. Misalnya kecenderungan untuk bersikap antisosial, bahkan menarik diri dari pergaulan.

Nah, bila Anda merasa tengah mengalami kondisi serupa, berikut ini adalah cara mengatasi insecure yang bisa Anda terapkan:

Baca Juga :

 

1. Ketahui Penyebab Munculnya Rasa Insecure

ketahui penyebab munculnya rasa insecure

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, rasa insecure bisa muncul karena berbagai penyebab. Baik secara internal maupun eksternal.

Contoh faktor eksternal yang menyebabkan insecure misalnya adalah perlakuan teman yang kerap mengolok atau mengucilkan dari pergaulan. Bisa juga karena Anda kerap dipandang remeh oleh orang lain, hingga sering mengalami konflik dengan pasangan atau keluarga.

Penyebab eksternal lainnya adalah tipe pola asuh tidak tepat yang orangtua terapkan. Misalnya orangtua yang terlalu overprotektif atau menerapkan helicopter parenting, yang menyebabkan timbulnya rasa kurang percaya diri karena sejak kecil terbiasa diawasi.

Sementara contoh faktor internal adalah kecenderungan sikap introvert, sifat perfeksionis, memiliki kepribadian melankolis, atau perasaan kesepian terus-menerus.

Setelah Anda mengetahui apa penyebab munculnya rasa insecure tersebut, Anda pun akan lebih mudah untuk menemukan solusi untuk mengatasinya.

2. Berusaha untuk Selalu Berpikir Positif dalam Setiap Hal

Pikiran negatif adalah sumber dari rasa stres yang tentunya akan memberikan efek pada kesehatan mental. Begitu pula rasa insecure, yang sebenarnya berakar dari banyaknya pikiran negatif yang berkumpul di otak.

Maka dari itu, cobalah untuk berusaha berpikir positif setiap kali menyikapi berbagai hal. Contohnya ketika Anda melakukan suatu kesalahan. Alih-alih memikirkannya berlarut-larut, cobalah untuk mengambil sisi positif dari kesalahan yang Anda lakukan tersebut. Misalnya Anda bisa mengetahui kesalahan Anda dan akan lebih berhati-hati kedepannya agar tidak mengulang hal yang sama.

Ingatlah bahwa wajar apabila Anda melakukan kesalahan. Justru yang tidak wajar adalah apabila Anda terus terlarut dalam kesalahan tersebut. Cobalah untuk bersikap santai tiap kali menghadapi suatu masalah, sehingga Anda pun bisa menemukan solusi dengan lebih tepat, sekaligus menjaga kontrol atas diri dan perasaan Anda sendiri (self control).

3. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Rasa insecure sendiri bisa tumbuh karena Anda merasa “kurang” jika dibandingkan dengan orang lain. Padahal, pada dasarnya manusia memang diciptakan berbeda-beda dan unik. Inilah sebabnya, tidak seharusnya Anda membandingkan diri dengan orang lain.

Membandingkan diri Anda dengan orang lain juga bukan merupakan langkah yang tepat untuk mengoreksi diri. Sebaliknya, hal ini malah akan membuat Anda lebih mudah minder, tidak memiliki mental berani, serta menimbulkan rasa insecure.

Ingatlah bahwa semua orang memiliki kelebihan masing-masing, begitu pula dengan Anda. Daripada fokus pada kelemahan dan kekurangan, cobalah untuk lebih mengeksplorasi bakat yang Anda miliki. Jadikan hal itu sebagai kelebihan yang patut Anda banggakan.

Dengan demikian, Anda pun dapat melihat citra diri dengan lebih positif, serta meningkatkan body positivity. Sehingga, rasa cinta dan penerimaan diri sendiri pun akan menjadi lebih besar, sekaligus mengatasi rasa insecure.

Baca juga :

 

4. Berusaha Menghindari Orang-Orang yang Membuat Anda Merasa Insecure

hindari orang-orang yang menyebabkan insecure

Perkembangan teknologi membuat semakin banyak orang mengekspos kehidupan mereka di sosial media. Melihat kehidupan orang lain yang seakan bahagia dan tidak memiliki beban apapun, terkadang kita merasa iri dan rendah diri.

Nah, jika Anda merasa demikian, maka Anda harus menghindari hal tersebut untuk mengatasi insecure.

Perlu Anda ingat, bahwa kehidupan orang berbeda-beda. Begitupun apa yang terlihat di media sosial belum tentu sama dengan kenyataan di kehidupan nyata. Dengan demikian, Anda tak perlu merasa terbebani karena kehidupan Anda “kurang beruntung” ketimbang orang lain.

Selain menghindari media sosial yang bisa memicu tumbuhnya rasa insecure, Anda juga perlu menjauhi orang-orang “toxic” di sekitar Anda. Maksudnya adalah orang-orang yang kerap memberikan komentar negatif atau tidak membangun. Baik itu teman, maupun pasangan.

Hindarilah orang-orang dengan perilaku tersebut dan berusahalah menemukan lingkungan lain yang sekiranya lebih positif, membangun, dan menuntun Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dengan teman atau pasangan yang memberikan dukungan positif untuk Anda, maka Anda pun bisa mengembangkan potensi secara maksimal. Bahkan, Anda juga bisa berbagi banyak hal dengan bercerita atau curhat untuk mengurangi beban yang Anda rasakan.

5. Berikan Self Reward sebagai Bentuk Apresiasi terhadap Diri Anda

Self reward pada dasarnya merupakan penghargaan untuk diri Anda sendiri. Sebagai pengingat bahwa Anda merupakan orang yang hebat dan mampu bertahan hingga detik ini.

Dengan memberikan self reward, maka Anda akan lebih fokus pada hal-hal yang membuat Anda merasa bahagia dan melupakan rasa insecure.

Ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk self reward. Misalnya cuti sejenak dari kesibukan kerja untuk melakukan me time, melakukan travelling atau liburan sendirian, berlibur bersama keluarga, melakukan staycation dengan orang tersayang, atau mengadakan sleepover bersama sahabat.

Opsi lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan perawatan spa untuk memanjakan tubuh, melakukan meditasi, hingga melakukan kegiatan yang Anda sukai. Misalnya memasak, berkebun, mengubah dekorasi ruang tidur, mendesain kamar tidur dengan suasana baru, atau menonton tv seharian.

Self reward juga bisa Anda wujudkan dalam bentuk makanan. Misalnya makan makanan sehat untuk atasi bad mood dan mengembalikan mood yang kacau.

Sedangkan bagi Anda yang lebih suka menghabiskan waktu untuk diri sendiri, ide yang bisa Anda coba adalah dengan beristirahat seharian dan meningkatkan kualitas tidur. Sebab, perlu Anda ketahui bahwa tidur juga ampuh untuk mengatasi stres serta memberikan beraneka manfaat untuk kesehatan.

Anda bisa memilih perlengkapan tidur seperti sprei dan bedcover berkualitas untuk menunjang kenyamanan istirahat Anda. Pilih juga bahan sprei yang dingin dan lembut, serta merk sprei terbaik agar tidur Anda semakin nyenyak.

Demikian adalah ulasan mengenai cara mengatasi insecure yang bisa Anda coba terapkan. Meskipun rasa insecure tergolong normal, namun tentu saja Anda tidak bisa menyepelekannya begitu saja. Sebab, insecure yang berlebihan dapat berpengaruh pada kesehatan mental.

Baca Juga :

Subscribe Now!

Dapatkan beragam informasi produk dan artikel menarik Sleep Buddy melalui email Anda. Subscribe sekarang untuk dapatkan promo dan diskon spesial!

About author

Share

Hi! I'm Nisa. I like exploring words towards writing. I love writing about design inspiration, beauty, lifestyle, and parenting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.